POJOKSATU.id, Jakarta — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mencetak prestasi di kancah internasional.

Dalam laporan “Top 1000 World Banks 2025” yang dirilis oleh The Banker, BRI dinobatkan sebagai bank terbaik di Indonesia.

Tak hanya itu, secara global, BRI berhasil menempati peringkat ke-114 dunia, melampaui sejumlah bank nasional lainnya.

Prestasi ini menjadi bukti kuat atas performa solid dan ketangguhan BRI di tengah tantangan global.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyebutkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari transformasi berkelanjutan yang dilakukan perusahaan.

“Kami bangga dapat terus memimpin industri perbankan nasional sekaligus bersaing di level dunia. Ini adalah bukti bahwa setiap langkah transformasi kami mampu menciptakan nilai nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional,” ujar Hery.

Peringkat BRI dalam daftar bergengsi tersebut ditopang oleh kinerja keuangan yang impresif sepanjang tahun 2024.

Berdasarkan laporan keuangan hingga akhir Desember, BRI mencatat Tier 1 Capital sebesar US$18,03 miliar dan total aset mencapai US$123,31 miliar.

Dari sisi profitabilitas, laba sebelum pajak tercatat sebesar US$4,8 miliar.

Rasio keuangan lainnya juga menunjukkan kekuatan permodalan dan efisiensi operasional BRI, seperti Capital Asset Ratio sebesar 14,62%, Return on Capital (ROC) sebesar 20,82%, dan Return on Assets (ROA) sebesar 3,04%.

Tak lama sebelum pengumuman dari The Banker, BRI juga baru saja meluncurkan inisiatif strategis bertajuk BRIvolution Initiatives Phase 1 – Kicking Off a New Horizon.

Inisiatif ini menandai komitmen perusahaan dalam melakukan transformasi berkelanjutan di berbagai aspek bisnis.

“Transformasi ini bukan sekadar mengganti sistem atau teknologi, tetapi juga mengubah pola pikir di seluruh lapisan organisasi. Ini adalah proses panjang yang dijalankan dengan semangat inovatif dan kolaboratif,” kata Hery.

Ia menambahkan bahwa langkah tersebut juga menjadi refleksi bagi seluruh Insan BRILiaN untuk terus berkontribusi dalam membangun masa depan perbankan yang adaptif dan memberikan dampak positif.

The Banker sendiri merupakan media internasional yang berada di bawah naungan Financial Times Group dan telah berdiri sejak 1926.

Laporan “Top 1000 World Banks” yang mereka rilis setiap tahun menjadi barometer penting dalam menilai kekuatan perbankan global berdasarkan indikator-indikator utama seperti Tier 1 Capital, total aset, laba sebelum pajak, serta rasio pengembalian modal dan aset.

Selain BRI, terdapat 11 bank asal Indonesia lainnya yang turut masuk dalam daftar tahun ini.

Di antaranya adalah Bank Mandiri, BCA, BNI, Panin Bank, BTN, Bank Mega, Bank BJB, Bank Jatim, Bank Mayapada Internasional, dan Bank DKI.

Dengan capaian ini, BRI menegaskan posisinya sebagai bank nasional yang tidak hanya unggul di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di panggung global.***