POJOKSATU.id, Bandung — Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-27, Bank Mandiri menggelar Program Pasar Murah Mandiri di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat “Sinergi Majukan Negeri” melalui kolaborasi untuk kesejahteraan masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Acara yang dipusatkan di Lapangan Pondok Pesantren Al Basyariah 2 itu dihadiri oleh ribuan warga serta pelaku UMKM dari berbagai daerah.

Regional CEO Bank Mandiri Region VI/Jawa 1, Nila Mayta Dwi Rihandjani, membuka kegiatan tersebut dan menegaskan komitmen perseroan untuk terus hadir di tengah masyarakat.

“Selama 27 tahun, Bank Mandiri percaya bahwa kesejahteraan bangsa dibangun lewat kolaborasi dan kepedulian. Lewat Pasar Murah Mandiri, kami ingin memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Nila Mayta.

Dalam kegiatan ini, Bank Mandiri menyediakan 5.000 paket sembako yang bisa ditebus masyarakat seharga Rp27.000.

Paket berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir.

Secara nasional, program serupa menyalurkan 50.000 paket di 12 wilayah kerja serta Kantor Pusat Jakarta.

Tak hanya itu, Bank Mandiri juga melibatkan 400 UMKM, termasuk 40 UMKM lokal Jawa Barat, untuk memamerkan produk unggulan mereka.

Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang pasar baru sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi bangsa. Dengan memberi ruang bagi mereka untuk tumbuh, kami ingin mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha tangguh menuju generasi emas Indonesia,” tambah Nila.

Selain pasar murah, rangkaian acara juga menghadirkan Pesta Rakyat, lengkap dengan senam sehat, lomba, pojok anak ceria, serta berbagai hadiah menarik.

Kegiatan ini dirancang agar manfaat ekonomi berpadu dengan keceriaan dan kebersamaan masyarakat.

Program Pasar Murah Mandiri sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, yang menekankan peningkatan daya beli masyarakat dan penguatan ekonomi nasional.

“Sebagai mitra pemerintah, kami berkomitmen memperluas dampak sosial dari setiap langkah. Program ini menjadi bagian dari strategi keberlanjutan untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional,” tutup Nila Mayta.

Melalui kegiatan ini, Bank Mandiri tidak hanya merayakan hari jadinya, tetapi juga mempertegas peran sebagai penggerak ekonomi kerakyatan dan menghidupkan semangat gotong royong demi kemajuan negeri.