POJOKSATU.id, Padalarang — Bank Mandiri bersama Indogrosir resmi meluncurkan Kartu Mandiri Debit Co-Brand Indogrosir sebagai upaya memperluas layanan transaksi keuangan yang praktis bagi masyarakat dan pelaku usaha di berbagai daerah.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi sektor perbankan dengan distribusi ritel modern, sekaligus mendorong percepatan inklusi keuangan nasional.

Melalui kartu co-brand tersebut, nasabah dan Member Merah Indogrosir dapat menikmati kemudahan transaksi untuk kebutuhan sehari-hari maupun aktivitas usaha.

Senior Vice President Bank Mandiri, Rudi Nugraha, mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menghadirkan layanan finansial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Melalui Kartu Mandiri Debit Co-Brand Indogrosir, kami ingin menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih mudah, aman, dan praktis bagi nasabah dan Member Merah Indogrosir. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi ekosistem layanan yang mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya, Kamis (21/5).

Kartu tersebut dapat digunakan melalui berbagai kanal layanan Bank Mandiri, mulai dari EDC, ATM, hingga layanan digital lainnya.

Selain mempermudah transaksi, kartu ini juga dilengkapi beragam promo dan keuntungan khusus sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, Indogrosir dikenal sebagai salah satu perusahaan distribusi consumer goods terbesar di Indonesia.

Perusahaan ini didukung lebih dari 600 supplier dan memiliki lebih dari 107 ribu distributor chain aktif di berbagai wilayah operasional.

Dengan jaringan distribusi yang luas tersebut, sinergi Bank Mandiri dan Indogrosir diharapkan mampu memperkuat ekosistem transaksi yang semakin inklusif dan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Seiring meningkatnya penggunaan transaksi digital, kinerja transaksi kartu debit Bank Mandiri juga terus menunjukkan pertumbuhan positif.

Hingga April 2026, Bank Mandiri mencatat lebih dari 100 juta transaksi kartu debit dengan nilai melampaui Rp100 triliun.

Capaian itu mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transaksi Bank Mandiri sekaligus memperkuat posisi perseroan dalam mendukung transformasi digital sistem pembayaran nasional.