POJOKSATU.id, Tangerang - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Melalui berbagai program, BRI membuka jalan bagi para pengusaha lokal untuk naik kelas dan menembus pasar internasional.

Salah satu buktinya adalah keberhasilan Animers Craft, usaha rajut asal Medan, yang kini mulai merambah pasar global.

Didirikan oleh Anita M. Simamora, Animers Craft berawal dari kecintaan Anita pada seni merajut sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

Namun, kesibukannya dalam pendidikan dan karier membuat hobi ini sempat terabaikan.

Setelah memasuki masa pensiun, ia memutuskan untuk kembali menekuni rajutan dan bergabung dengan komunitas perajut di Medan.

Apa yang awalnya hanya menjadi aktivitas pengisi waktu luang, perlahan berkembang menjadi bisnis yang menjanjikan.

Pada awalnya, Anita hanya menerima pesanan kecil dari teman-teman, tetapi seiring berjalannya waktu, ia melihat peluang besar dalam industri rajut handmade.

Dengan ketekunan dan kerja keras, Animers Craft kini menjadi sumber penghasilan utama bagi Anita.

Produk yang dihasilkan Animers Craft beragam, mulai dari tas rajut dengan desain mosaik unik hingga gantungan kunci rajut yang simpel namun elegan.

Setiap produknya dibuat dengan tangan, penuh ketelitian dan kesabaran.

"Saya berpikir, kalau ditekuni dengan serius, rajutan ini bisa menjadi bisnis yang menguntungkan. Saya mulai belajar pemasaran, mendaftarkan usaha secara resmi, dan terus mengembangkan keterampilan," ungkap Anita.

Berbagai upaya Anita untuk memperluas jangkauan pasar akhirnya membuahkan hasil.

Produk Animers Craft mendapat sambutan positif dari pelanggan di berbagai daerah di Indonesia dan bahkan sudah berhasil dikirim ke Belanda melalui jasa titip seorang teman.

Peluang bisnis semakin terbuka lebar ketika Animers Craft terpilih menjadi salah satu peserta BRI UMKM EXPO(RT) 2025 di ICE BSD, Tangerang.

Berkat teknik rajut mosaik yang unik dan jarang ditemukan di pasaran, Animers Craft menarik perhatian calon pembeli internasional dan berpotensi memperluas ekspor ke luar negeri.

Acara yang berlangsung pada 30 Januari hingga 2 Februari 2025 ini dihadiri lebih dari 69 ribu pengunjung dan mencatatkan transaksi lebih dari Rp40 miliar.

Tidak hanya itu, kontrak ekspor yang berhasil direalisasikan mencapai USD 90,6 juta (sekitar Rp1,5 triliun), membuka peluang besar bagi UMKM Indonesia untuk bersaing di pasar global.

“Dengan mengikuti pameran ini, saya berharap bisa menjangkau lebih banyak pembeli internasional sekaligus belajar cara memasarkan produk lokal ke tingkat global,” kata Anita.

Keberhasilannya menembus pasar luar negeri juga membuka kesempatan bagi lebih banyak perajin di komunitasnya untuk ikut serta dalam produksi.

Di sisi lain, Direktur Commercial, Small & Medium Business BRI, Amam Sukriyanto, menegaskan bahwa BRI akan terus mendukung UMKM agar bisa berkembang dan bersaing di kancah internasional.

“Melalui program seperti BRI UMKM EXPO(RT), kami memberikan akses yang lebih luas bagi pengusaha UMKM untuk bertemu calon pembeli luar negeri, sekaligus mendapatkan bimbingan dalam pengembangan bisnis," ujar Amam.

Keberhasilan Anita dan Animers Craft menjadi bukti bahwa dengan dedikasi, inovasi, dan dukungan yang tepat, UMKM Indonesia mampu menembus pasar global.***