POJOKSATU.id, Bekasi - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memperkenalkan Program 1.000 Beasiswa sebagai upaya membuka akses pendidikan bagi masyarakat Bekasi, khususnya generasi muda berprestasi dan keluarga berpenghasilan rendah.
Program ini dirancang untuk mendukung pendidikan hingga ke tingkat tinggi, termasuk ke luar negeri.
"Kota Bekasi tidak punya sumber daya alam, tetapi kita punya sumber daya manusia. Pendidikan adalah kunci menciptakan generasi unggul dan masa depan lebih baik. Kami ingin memastikan anak-anak Bekasi tidak hanya bermimpi, tapi juga memiliki kesempatan yang sama," ujar Tri Adhianto dalam acara di Rawalumbu (15/11).
Program ini sudah mulai diwujudkan melalui komunikasi dan MoU dengan universitas ternama di luar negeri.
Dengan demikian, beasiswa dapat langsung dijalankan begitu ia terpilih, membuka peluang bagi siswa Bekasi untuk bersaing di dunia global.
“Kami ingin anak-anak Bekasi tidak hanya berdaya di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing secara internasional. Dengan pendidikan, mereka disiapkan untuk membangun kota ini menjadi lebih maju dan sejahtera. Tujuan besar kami adalah menjadikan Kota Bekasi sebagai kota pendidikan dan pusat riset,” tambah Tri.
Lebih dari sekadar pendidikan, program ini bertujuan memperluas jejaring internasional para penerima beasiswa.
Dengan jejaring tersebut, diharapkan muncul peluang baru untuk membuka lapangan kerja dan menarik investor ke Kota Bekasi.
"Anak-anak Bekasi harus menjadi tenaga kerja kompetitif sekaligus pencipta lapangan kerja dan peluang investasi bagi kota ini," tegasnya.
Program 1.000 Beasiswa juga dirancang inklusif, mencakup siswa dengan potensi di berbagai bidang, bukan hanya mereka yang unggul secara akademik.
“Langkah kecil ini adalah awal dari perubahan besar. Jika kita ingin Kota Bekasi keren, pendidikan harus menjadi prioritas utama,” pungkas Tri.
Melalui program ini, Tri Adhianto berkomitmen menciptakan Kota Bekasi yang lebih cerdas, maju, dan sejahtera, dengan generasi muda sebagai motor penggeraknya.***

