POJOKSATU.id, Bekasi – Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, baru saja menerima kunjungan dari perwakilan asosiasi internasional One Earth One Ocean di Pekayon Jaya (21/10).

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara Kota Bekasi dan One Earth One Ocean, dengan waste4change sebagai mitra lokal.

Fokus utama kolaborasi ini adalah penanganan sampah, khususnya di bantaran sungai Kali Bekasi.

Kerja sama dengan pihak Jerman ini sebenarnya sudah dimulai sejak 2019, ketika Tri Adhianto masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bekasi.

Melalui program Bekasi River CleanUp (BRIC), Pemkot Bekasi menerima bantuan kapal pembersih sungai bernama "See Hamster" dari Jerman.

Kapal ini berfungsi untuk mengumpulkan, memilah, dan mendaur ulang sampah di sungai-sungai di Bekasi. Yang menarik, perahu ini ditenagai oleh tenaga surya sehingga ramah lingkungan.

"Ini luar biasa, mereka yang dari luar sangat peduli terhadap masalah kita. Untuk itu kami mengajak seluruh elemen mengambil peran untuk ikut serta menjaga sungai Bekasi dari hulu sampai hilir. Mudah-mudahan teknologi mereka memberikan kemudahan kita dalam mengatasi persoalan sampah secara efisien dan efektif," ujar Tri Adhianto sambil menyusuri Kali Bekasi.

Tri juga menambahkan bahwa ia berharap kerja sama ini bisa diperluas, termasuk ke sektor pendidikan.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memberikan solusi berkelanjutan dalam penanganan sampah, tetapi juga memberikan peluang pendidikan dan karier bagi masyarakat Kota Bekasi.

"Tadi sudah kita sampaikan, bahwa kita ingin pelajar-pelajar kita di Kota Bekasi bisa belajar di Jerman, selaras dengan program kami untuk mengirim 1000 anak muda Kota Bekasi bisa belajar dan bekerja ke luar negeri. Sehingga ketika nanti pulang ilmunya bisa diimplementasikan untuk membangun Kota Bekasi," tambahnya.

Dr. Harald Frank, perwakilan One Earth One Ocean, menyambut baik rencana kerja sama ini dan berkomitmen untuk membantu menghubungkan Pemerintah Kota Bekasi dengan universitas-universitas di Jerman dan negara lainnya untuk program beasiswa.

Ia juga mendukung program tenaga kerja Kota Bekasi agar dapat bekerja di luar negeri melalui jaringan yang dimiliki.

Hal ini juga mendapat sambutan antusias dari Mohamad Bijaksana Junerosano, Founder dan Managing Director Waste4Change.

Menurutnya, ini adalah salah satu keberhasilan Tri dalam menghadirkan kerja sama internasional dalam menuntaskan permasalahan di Kota Bekasi.

"Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah konkret yang diambil oleh Mas Tri dalam menghadirkan kerja sama internasional yang berfokus pada penyelesaian permasalahan di Kota Bekasi, khususnya persoalan sampah. Kolaborasi ini merupakan bukti nyata dari komitmen beliau untuk mencari solusi inovatif dan berkelanjutan, dengan melibatkan pihak-pihak internasional yang memiliki keahlian di bidangnya," tuturnya.

"Kerja sama dengan Jerman ini adalah salah satu contoh bagaimana visi beliau dapat membuka peluang besar untuk mengatasi tantangan lokal dengan pendekatan internasional," tutupnya.***