POJOKSATU.id, Bekasi - Menjelang pencoblosan Pilkada Kota Bekasi, pasangan calon nomor urut 3, Tri Adhianto-Haris Bobihoe, memimpin dengan elektabilitas tertinggi.

Survei terbaru dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan dukungan sebesar 49,7%, mengungguli Heri Koswara-Sholihin (39,2%) dan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni (3,0%), dengan swing voter mencapai 8,1%.

Survei yang dilakukan pada 11-16 November 2024 melibatkan 600 responden dan memiliki margin of error 4,1%.

Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI, Toto Izul Fatah, menyatakan bahwa Tri-Haris memiliki basis pemilih militan sebesar 33,5%, jauh di atas kompetitornya.

"Soft supporter adalah pemilih yang belum sepenuhnya terikat. Mereka merupakan lahan yang masih bisa diperebutkan" ujarnya.

Namun, tantangan bagi Tri-Haris datang dari 41% pemilih soft supporter yang masih bisa berubah pilihan. Toto menekankan bahwa potensi pergeseran suara ini cukup besar.

Keunggulan Tri-Haris juga terlihat pada tingkat pengenalan, mencapai 85,8%, lebih tinggi dibandingkan Heri Koswara (79,8%) dan Uu Saeful Mikdar (35,7%).

Toto juga menyoroti isu pelecehan seksual yang melibatkan Sholihin sebagai potensi penghalang bagi pasangan Heri Koswara-Sholihin.

"Jika isu ini meluas dan dipercaya publik, efeknya akan signifikan pada elektabilitas," ungkapnya.

Namun, perubahan besar dalam peta elektabilitas hanya mungkin terjadi jika ada faktor besar seperti tsunami politik atau praktik money politic yang masif.

Saat ini, belum ada tanda-tanda yang cukup kuat untuk mengguncang posisi Tri-Haris.***