Pojoksatu.id - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berhasil meraih peningkatan suara yang signifikan pada Pemilu 2024. Menindaklanjuti hal ini, PKB mulai melakukan rancangan untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

"PKB mengalami kenaikan suara yang signifikan, di Jawa Barat kita mengalami peningkatan hingga 1 juta lebih, itu terkonversi termasuk kota Bekasi dari satu jadi lima kursi," kata ketua DPW PKB Jabar, Syaiful Huda, di Kantor DPC PKB Kota Bekasi, Senin (18/3/2024).

Menurutnya, usai perhelatan Pemilu 14 Februari, PKB memang mulai merancang bagaimana kadernya bisa menempati posisi sebagai kepala daerah. Baik di tingkat provinsi, maupun di tingkat kota atau kabupaten.

"Rasa syukur kami, menjaga trust, kami akan melanjutkan untuk Pilkada provinsi dan kabupaten/kota," ungkap Kang Huda, sapaannya.

Bahkan, jika belum ada kader yang dapat dicalonkan, PKB membuka diri untuk mengusung calon kepala daerah dari luar partai. Jika Sudjatmiko (caleg terpilih DPR RI) tidak maju sebagai calon Wali Kota Bekasi, maka PKB akan melakukan rekrutmen.

"Kita akan melakukan rekrutmen, PKB Call. Kita cari sosok terbaik di Kota Bekasi ini yang nanti bisa diusung oleh PKB menjadi calon Wali Kota," papar dia.

Ia menambahkan, pada perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, PKB juga siap mengusung calon gubernur dari kader internal. Dirinya pun mulai bersiap untuk turut berkontestasi dalam perhelatan Pilgub 2024.

"Untuk Jawa Barat saya sendiri. Semangatnya adalah ingin menghargai suara PKB yang naik tinggi. Salah satu cara kami menjaga adalah ikut Pilgub pada 27 November nanti," sambungnya.

Di tempat yang sama Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizki Topananda mengaku akan membuat tim khusus menjelang Pilkada Kota Bekasi 2024.

"Kita akan membentuk tim Desk Pilkada. Tim ini akan menggodok proses pilkada," katanya.

Komunikasi antar partai, kata dia, juga sudah dilakukan dalam pembahasan pilkada ke depan. Kendati demikian belum ada arah serius dalam hal koalisi Pilkada Kota Bekasi 2024.

"Ada yang sudah komunikasi dengan saya, dan teman-teman. Hanya belum ada yang serius, baru PDKT saja. Kita hati-hati dalam menentukan sikap, (kemungkinan) bisa saja membuat poros baru," ujarnya. (Mas)