Pojoksatu.id, BEKASI - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengungkapkan bahwa Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto belum bersilaturahmi dengan pihaknya.

Kendati polemik pembatalan izin Stadion Patriot Kota Bekasi sudah usai, tetapi pertemuan secara langsung antara Plt Wali Kota Bekasi dengan PKS belum dilakukan.

"Silaturahmi belum, tapi kita sudah komunikasi. Apa yang sudah terjadi saya kira bisa kita petik hikmahnya," kata Ahmad Syaikhu, Jumat (4/8/2023).

Pria yang juga adalah mantan Wakil Wali Kota Bekasi ini berharap, apa yang terjadi antara pihaknya dengan Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bisa menjadi pembelajaran ke depan.

Sehingga tidak ada saling curiga, maupun gesekan di tengah isu perpolitikan yang hangat menjelang tahun politik 2024.

"Beliau (Tri Adhianto) telepon balik," kata Syaikhu ketika ditanya terkait komunikasi yang sempat terhambat hingga pembatalan izin stadion.

Sebelumnya diketahui bahwa PKS meradang ketika Pemkot Bekasi membatalkan izin penggunaan Stadion Patriot Chandrabaga. Pembatalan izin penggunaan stadion dilakukan tepat sehari sebelum acara senam bersama Anies Baswedan dilaksanakan.

Atas persoalan ini, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kemudian menyampaikan permintaan maaf. Pihak PKS pun memberikan maaf dengan dasar agar jalannya politik dan pemerintahan di Kota Bekasi tetap aman dan kondusif.

Meski sudah saling maaf-memaafkan, silaturahmi secara langsung antara Plt Wali Kota Bekasi dengan PKS memang belum dilakukan hingga saat ini.

Padahal, menurut Ahmad Syaikhu, kegiatan silaturahmi penting untuk dilakukan dalam membangun sebuah peradaban kota. Melalui silaturahmi, setiap elemen masyarakat bisa mempersatukan hati dan kompak menuju satu tujuan yang sama.

Silaturahmi juga sangat disukai oleh Allah SWT. Sehingga, orang yang senang bersilaturahmi akan dibukakan pintu rezeki dan dipanjangkan umurnya.

"Tidak ada polarisasi berkepanjangan jika dilakukan silaturahim. Bukan dengan olok-olokan," ujar Ustad Syaikhu, sapaannya. (Mas)