POJOKSATU.ID - Masjid Jami Al-Falah yang berada di Kampung Dua, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, yang kini sudah berusia 71 tahun, resmi memasuki tahap perluasan bangunan.
Bangunan dua lantai masjid ini telah beberapa kali direnovasi, salah satunya diresmikan pada 10 Februari 2018 oleh mantan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.
Dengan desain klasik dan sentuhan marmer putih-hijau, masjid ini mampu menampung hampir 1.000 jemaah untuk salat Jumat dan kegiatan keagamaan lainnya.
Baca Juga : CEK Info GTK! Bantuan Insentif Bagi Guru Non ASN Rp2,1 Juta Cair, Simak Langkah-langkah Pencairannya!
Ketua Panitia Pembangunan, KH Mustarikh, mengatakan, Perluasan ini bertujuan menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah yang nyaman, tetapi juga sebagai pusat pembinaan generasi cinta Al-Qur’an.
“Kami ingin membangun masjid yang bukan hanya nyaman untuk beribadah, tapi juga bisa mencetak generasi cinta Al-Qur’an,” ujar Mustarikh, Sabtu 2 Agustus 2025.
Pada saat dilakukan perluasan bangunan, dia mengaku, bahwa pada lantai dua akan difungsikan sebagai ruang kelas Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan kantor sekretariat pengurus.
Selain itu, menara baru juga akan dibangun secara terintegrasi. Fasilitas MCK lama dibongkar dan diganti dengan fasilitas yang lebih representatif.
Baca Juga : Terkait Amnesti Prabowo untuk Hasto, KPK Sebut Bakal Menjadi Diskursus Publik. Alasannya
Meski pembangunan dilakukan tanpa tenggat waktu pasti, panitia tetap optimistis. Rencana Anggaran Biaya (RAB) diperkirakan mencapai Rp 890 juta hingga Rp 1 miliar, dengan dana terkumpul sejauh ini sekitar Rp 134 juta, semuanya berasal dari donasi jemaah.
“Kita mulai dengan keyakinan dan keikhlasan. Dana boleh minim, tapi kita yakin Allah cukupkan,” jelas dia.
Sementara itu, Kapolsek Bekasi Barat, AKP Wahyudi, mengaku mendukung penuh proses perluasan bangunan tersebut.
“Masjid ini punya nilai sejarah dan potensi besar untuk syiar Islam. Saya sebagai muslim mendukung penuh—baik materi, tenaga, maupun doa,” ujar Wahyudi.
Ia bahkan menyatakan siap mengerahkan anggotanya untuk membantu pembangunan jika diperlukan, serta mengajak masyarakat berpartisipasi.
“Sebagaimana sabda Nabi, siapa yang membangun masjid, Allah akan bangunkan rumah untuknya di surga. Ini menjadi dorongan bagi kita semua untuk mendukung pembangunan ini,” pungkas dia.***

