POJOKSATU.id - Kebakaran hebat terjadi di pabrik PT Jati Perkasa Nusantara, Pondok Ungu, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (1/11/2024).
Kebakaran diperkirakan menelan 9 orang korban jiwa, dan kemungkinan masih bisa bertambah karena proses identifikasi korban masih berlangsung.
Kejadian kebakaran pabrik ini terjadi di Jalan Kali Abang Tengah, Medan Satria, Bekasi, dan hingga saat ini dilaporkan belum sepenuhnya berhasil ditangani.
Petugas pemadam kebakaran berupaya menaklukkan api yang berkobar selama lebih dari sembilan jam.
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Mall Ciputra, Api Ngamuk di Lantai 5 dan 6 Hingga Nyaris Menjilat Eskalator
Hingga sekitar pukul 15.30 WIB, asap hitam masih terlihat membumbung di sekitar area pabrik, dan kendaraan pemadam kebakaran masih terus keluar masuk melakukan pemadaman.
Menurut laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran, informasi kebakaran pertama kali diterima pada pukul 06.30 WIB. 14 mobil Damkar dikerahkan.
Selain kendaraan pemadam, beberapa ambulans juga terlihat keluar-masuk area pabrik untuk mengevakuasi korban.
Meski sempat terjadi kepadatan di sekitar lokasi, ruas jalan Kali Abang Tengah tetap ramai lancar.
Baca Juga: Kebakaran di Tambora Tewaskan 5 Orang yang Diduga Satu Keluarga, Penyebabnya Karena Kebocoran Gas
Pabrik yang terletak di Jalan Pondok Ungu/Kaliabang ini dikenal sebagai tempat produksi minyak untuk bahan pakan ternak atau konsentrat.
Berdasarkan keterangan saksi mata, kebakaran berawal dari sebuah ledakan di dalam pabrik pada Jumat pagi. Api kemudian semakin membesar dan terus berkobar hingga petang.
Petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi menemukan sembilan korban tewas.
Korban-korban ini diduga terjebak di dalam pabrik dan tidak sempat menyelamatkan diri.
Baca Juga: Kantor Bakamla Kebakaran Hebar di Lantai 6, Begini Nasib Dokumen dan Barang Penting Lainnya
Kasi Operasi Penyelamatan Disdamkarmat Kota Bekasi, Heri Kurnianto, menjelaskan bahwa kondisi korban sangat sulit dikenali karena mengalami luka bakar parah.
“Para korban yang kami temukan sudah tidak berbentuk (utuh), kami hanya menemukan serpihan-serpihan bentuk rangka tengkorak, baik dari pinggul maupun tulang rusuk dada. Korban betul-betul dalam kondisi terpanggang,” kata Heri.
Menurut Heri, posisi korban ditemukan di beberapa titik yang menunjukkan mereka berada di area kerja masing-masing ketika kebakaran terjadi.
Sebagian korban ditemukan terpisah—ada yang di jalan menuju keluar, di area kerja, dekat forklift, dan satu orang di ruang komputer.
Kesembilan jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi.
Baca Juga: Jadi Walikota, Tri Adhianto Siap Terapkan Kebijakan ASN Wajib Pakai Produk Lokal di Hari Kerja
Selain korban tewas, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Priadi Santoso, melaporkan bahwa terdapat tiga korban luka bakar yang telah dibawa ke RS Ananda Bekasi.
“Tiga korban luka bakar sudah dibawa ke RS Ananda,” ujar Priadi.
Priadi juga menambahkan bahwa kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kebakaran dan tewasnya para korban. ***
#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.

