POJOKSATU.id, Kota Bekasi – Dalam upaya mendorong ekonomi kreatif dan memperkuat UMKM lokal, Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, meluncurkan kebijakan inovatif yang akan diimplementasikan jika terpilih.

Kebijakan ini mengharuskan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bekasi untuk mengenakan produk lokal, khususnya baju dari UMKM, satu hari dalam setiap minggu kerja.

"Ini langkah nyata untuk mendukung UMKM kita. Kita perlu bangga dengan karya anak bangsa, dan ASN bisa menjadi teladan, menginspirasi masyarakat untuk lebih mencintai produk lokal," ungkap Tri pada acara debat, (1/11).

Melalui kebijakan ini, Tri berharap dapat meningkatkan kesadaran akan produk lokal serta memberi dukungan nyata bagi UMKM di sektor fashion yang berkembang di Bekasi.

Menurutnya, inisiatif ini juga memperkuat identitas budaya dan ekonomi kreatif Kota Bekasi.

"Fashion lokal Bekasi punya kualitas yang tidak kalah dari merek luar. Kita punya contoh produk seperti QueenBeer dan lainnya. Ini bukan sekadar soal pakaian, tapi soal kebanggaan kita terhadap hasil karya sendiri. Dengan dukungan ini, kita bisa membangun ekonomi yang lebih mandiri," jelasnya.

Kebijakan ini sejalan dengan visi Tri-Harris untuk menjadikan Bekasi sebagai kota kreatif dan inovatif, di mana masyarakatnya dapat menikmati produk lokal berkualitas.

Tri juga berharap kebijakan ini membuka peluang baru bagi UMKM lokal, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi daerah.

Pria yang akrab disapa Mas Tri ini menekankan bahwa kebijakan tersebut adalah bagian dari strategi lebih besar untuk memajukan ekonomi daerah melalui industri kreatif.

"Kita mulai dari diri kita sendiri. Kita harus jadi contoh, bukan hanya berkoar-koar soal bangga produk lokal tapi tetap pakai brand luar. Jika kita bersama-sama mendukung produk lokal, Bekasi akan tumbuh sebagai kota yang mandiri dan bangga akan karyanya sendiri," tutupnya.