POJOKSATU.id, BEKASI - Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Ade Puspitasari menceritakan momen melaksanakan Reses III masa Sidang 2022- 2023 di Gedung Kesenian Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, beberapa hari lalu.

Dalam kegiatan yang dihadiri 112 peserta yang terdiri dari kader posyandu itu, anggota DPRD Jawa Barat, Ade Puspitasari banyak mendapat aduan masyarakat berupa aspirasi mulai dari permasalahan dalam bidang kesehatan, pendidikan dan ketenagakerjaan.

Tak hanya persoalan itu, Ade Puspitasari juga mengatakan, salah satu masyarakat yang hadir dalam reses mengeluhkan mengenai honorarium guru Paud serta insentif untuk kader posyandu yang dinilai masih belum layak.

Baca Juga: Ingatkan UU LHaramkan ASN Berpolitik Praktis, Edy Rahmayadi : Saya Jadi Gubernur Lagi, Urusan Saya sama Allah

“Saya ingin ada keadilan untuk guru paud yang mana ini terkait honor dan juga insentif kader posyandu yang saat ini masih belum layak,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ade Puspitasari menyampaikan bahwa terkait insentif kader posyandu, saat ini sedang melakukan pembahaan menambah anggaran yang diperuntukan bagi kesejahteraan para kader posyandu.

“Terkait insentif untuk para kader posyandu ini kami sedang bahas agar ada penambahan anggaran,” jelas Ade Puspitasari.

Baca Juga: Zig Zag dan Angka 8 Dihapus, Besok Ujian Praktik SIM C di Jakarta Raya Pakai Huruf S, Ini Modelnya

Dalam hal ini, lanjut Ade Puspitasari, semua aspirasi masyarakat yang diserap melalui reses ini selanjutnya akan dijadikan sebagai masukan untuk selanjutnya disampaikan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk bisa ditindaklanjuti.