Kabupaten Bekasi Tekan Inflasi di Bulan Ramadhan

Kabupaten Bekasi Tekan Inflasi di Bulan Ramadhan
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan. Foto: Diskominfosantik Kabupaten Bekasi

POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI – Kepala daerah di Jawa Barat diminta agar tetap memperhatikan neraca pangan di daerah masing-masing.


Hal itu salah satu upaya untuk mengendalikan inflasi di tiap daerah akibat berbagai faktor.

Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan menjelaskan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta agar memperhatikan neraca pangan, terlebih saat Ramadhan dan Lebaran.

“Apakah surplus atau defisit, sehingga dapat dibuat kerjasama antar daerah untuk mempertahankan supaya inflasi di Jabar terjaga,” kata dia.


Kemudian tentang perniagaan, yaitu banyak barang yang terlebih dahulu ke Jakarta baru ke Bekasi. Padahal, sebagian besar penghasil komoditasi itu dari Jawa Barat.

BACA JUGA: Bulan Ramadhan, Pelayanan Masyarakat Jangan Kendor

“Tapi karena dari Jakarta dulu jadi ongkosnya dua kali lipat, jadi Gubernur minta diselesaikan. Kalau bisa jangan ke Jakarta dulu. Sehingga mengurangi ongkos angkut. Jadi bisa menurunkan inflasi,” kata dia.

Kemudian soal penawaran dan permintaan agar dapat seimbang dan subsidi ongkos angkut dengan biaya tidak terduga (BTT).

“Ongkos angkut disubsidi, kalau memang kenaikan harga karena biaya angkut, seperti bayar truk dan sebagainya,” demikian kata dia. (ps)