Masih Siaga Bencana, Personel BPBD Kabupaten Bekasi Piket 24 Jam Penuh

Banjir Rob di Tarumajaya 2
Kondisi banjir rob di Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Selasa, 3 Januari 2023. Foto: Pojoksatu.id/Adika F Utomo

POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI – Status siaga bencana belum dicabut oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi pun masih bersiaga hingga saat ini.


Kepala BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, menjelaskan, menurut informasi siaga bencana berdasarkan prakiraan BMKG berakhir 6 Januari 2023.

Muchlis mengimbau kepada warga Kabupaten Bekasi untuk siaga, khususnya bagi warga yang tinggal di titik-titik rawan bencana.

“Jadi kita tetap siaga. Personil kita siagakan piket 24 jam, termasuk kesiapan peralatan, kita juga komunikasi dengan rekan-rekan di lapangan, baik aparat desa, kecamatan, Destana, FPRB, dan rekan-rekan relawan,” tutur Muchlis.


BACA JUGA: Tak Hanya Faktor Alam, Banjir Rob di Tarumajaya Lama Surut Gara-Gara Ini

BPBD, kata dia, juga sudah menangani dan mengirim logistik di daerah terdampak banjir rob seperti Muaragembong, Babelan dan Tarumajaya.

“Karena rob ini penanganannya harus ekstra, ditambah curah hujan yang tinggi, sehingga kita berharap kepada masyarakat di sana lebih waspada, ada rekan-rekan relawan yang siap membantu seandainya air rob naik tinggi kembali,” kata dia.

BPBD juga menurutnya secara umum telah menyiapkan berbagai peralatan yang dibutuhkan apabila ada kedaruratan bencana.

“Kita sudah siapkan, apabila ada evakuasi dan sebagainya, perahu dan lainnya kita sudah siapkan,” demikian kata dia. (ps)