Pencopotan Dirut Agar BUMD Lebih Berkembang

Pencopotan Dirut Agar BUMD Lebih Berkembang
Ilustrasi. PDAM Tirta Patriot

POJOKSATU.id, BEKASI – Usai pencopotan direktur badan usaha milik daerah milik Kota Bekasi, Pemerintah Kota Bekasi diminta menjelaskan secara rinci dan menyeluruh atas keputusan tersebut.


Pemerintah Kota Bekasi mulainya dikritik atas seleksi direktur PT Daerah Minyak dan Gas (Migas) Kota Bekasi. Terpilihnya Apung Widadi disebut tidak dilakukan secara terbuka dan juga tidak memperhatikan kompetensi untuk memimpin perusahaan daerah tersebut.

Polemik menyusul kabar pencopotan direktur Perumda Tirta Patriot dicopot, digantikan oleh Ali Imam Faryadi sebagai Plt.

Kabar ini terkonfirmasi lewat surat keputusan Walikota Bekasi nomor 539/KEP.500-Ek/XII/2022, dan dibenarkan oleh Plt Walikota Bekasi, Tri Adhianto, Senin, 5 Desember 2022.


Tri mengaku, pihaknya melakukan evaluasi oleh badan pengawas Perumda Tirta Patriot, salah satu hasilnya adalah pergantian Direktur Utama (Dirut). Ia menyebut rotasi mutasi biasa terjadi dalam konteks organisasi, evaluasi dilakukan lantaran ada target yang tidak tercapai.

”Iya kita lakukan evaluasi, kemudian ada beberapa kriteria yang tidak terpenuhi, kemudian diberikan rekomendasi,” tutur dia.

Rekomendasi tersebut merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).Lebih lanjut, keputusan ini disebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan pengembangan bisnis agar lebih Profitable.

Keputusan disebut telah berjalan sesuai prosedur dalam RUPS, diambil oleh Plt Walikota Bekasi sebagai KPM, disetujui oleh direksi dan badan pengawas.

Tidak hanya Perumda Tirta Patriot, dalam keterangan tertulis kemarin Tri menyebut semua BUMD akan dievaluasi untuk meningkatkan kinerja.”

Jadi bukan hanya Perumda Tirta Patriot saja yang kami sehatkan, namun bila perlu kepada semua BUMD yang ada di Kota Bekasi,” ungkapnya. (Surya/Radar Bekasi)