Korban Dugaan Penipuan Tanah Lapor ke Polres

Korban Dugaan Penipuan Tanah Lapor ke Polres
Korban menunjukkan laporan polisi, Senin, 28 November 2022. Foto: Istimewa

POJOKSATU.id, BEKASI – Sejumlah warga mendatangi Polres Metro Bekasi lantaran merasa ditipu oleh seseorang bernama M dalam jual-beli tanah.


Kerugian yang melapor tersebut mencapai Rp2 miliar lebih dari sejumlah korban.

Irwan, 45 tahun, mengatakan ada sebanyak 6 orang yang menjadi korban penipuan tersebut. Laporan terhadap M sebenarnya sudah dilakukan sejak 2019 lalu.

Namun, hingga kini belum ada kejelasan dan terlapor masih terlihat beraktivitas seperti biasanya.


“Kami membawa sejumlah barang bukti seperti kwitansi pembayaran, sertifikat, dan AJB palsu,” katanya pada, Senin, 28 November 2022.

Irwan menuturkan kejadian ini berawal ketika pamannya mau membeli sawah.

M datang dan menawarkan lahan sawah seluas 2 hektare di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi.

Saat itu pelaku membawa sertifikat tanah dan surat kuasa atas nama H. Karena percaya, korban lantas melakukan pembayaran secara bertahap. Namun setelah dilakukan pengecekan ke lokasi ternyata fiktif.

“Uang sudah dibayar ke pelapor Rp195 juta. Ternyata lokasinya fiktif,” tuturnya.

Menurut Irwan, para korban hanya meminta uangnya. Namun, hingga kini terlapor tak kunjung mengembalikannya.

Kuasa Hukum Para Korban, Eri Efendi, menambahkan hasil pertemuan dengan pihak kepolisian terlapor akan dilakukan pemanggilan yang kedua pada Selasa hari ini, 29 November 2022.

Menurutnya, apabila pada pemanggilan yang kedua pelaku tidak hadir akan dilakukan upaya paksa.

“Sementara ini, pihak kepolisian masih melakukan penanganan secara normatif sesuai dengan hukum. Artinya, sudah sesuai dengan hukum yang berlaku. Apabila besok pelaku tidak hadir, maka polisi akan melakukan upaya paksa,” tuturnya. (ps)