Berkah Demo Buruh Bagi Pedagang di Disnaker Kota Bekasi

Berkah Demo Buruh Bagi Pedagang di Disnaker Kota Bekasi
Pedagang di samping kantor Disnaker Kota Bekasi, Selasa, 29 November 2022. Foto: Pojoksatu.id/Adika F Utomo

POJOKSATU.id, BEKASI – Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh depan kantor Dinas ketenagakerjaan Kota Bekasi, membawa berkah bagi para pedagang kaki lima.


Pantauan Pojoksatu di lokasi beberapa massa aksi demo membeli jajanan sambil menunggu hasil keputusan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2023.

Salah satu pedagang minuman Syarif Hidayat (46), menerangkan, adanya aksi demonstrasi bisa meraup rezeki hingga 2 kali lipat dibanding hari biasanya.

“Ya Alhamdulillah keuntungannya lebih tinggi di bandingkan berjualan seperti biasa,” tutur Syarif, kepada Pojoksatu, Selasa 29 November 2022.


BACA JUGA: Aksi Demo Buruh, Polisi Berlakukan Contra Flow di Jalan Ahmad Yani

Dia menjelaskan, pada saat tidak ada aksi demonstrasi biasanya mendapatkan hanya Rp 500.000 saja, sedangkan saat adanya aksi demonstrasi bisa mendapatkan lebih.

“Untuk harga mah sama saja bang, gak di naikin cuma memang lebih ramai saja yang membeli,” jelasnya.

Dia mengaku, mengetahui adanya aksi demonstrasi biasanya di kabarin dari temen-temennya yang juga dagang ataupun dari security setempat.

“Misalnya aksi di depan Pemkot Bekasi itu biasanya di kasih tau temen saya yang biasa jualan di samping Kantor Pemkot,” ungkapnya.

Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh para buruh di depan kantor Dinas ketenagakerjaan Kota Bekasi, membuat Jalan Ahmad Yani macet total.

Untuk itu, petugas keamanan membuat sistem Contra Flow dari Fly Over Summarecon Bekasi hingga di depan Mitra Keluarga Bekasi atau sejauh 500 meter.

Petugas kepolisian pun tampak berjaga di area badan jalan untuk mencairkan arus lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan kendaraan.

Hingga sampai saat ini, massa buruh masih bertahan di lokasi. Sementara situasi lalu lintas, terpantau macet akibat gelombang massa aksi.

Para massa aksi buruh yang melakukan aksi demonstrasi ini sendiri hanya duduk-duduk di depan kantor Disnaker, sambil menunggu hasil keputusan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2023. (Adika F Utomo)