Soal Pungutan yang Jadi Viral, Kepala SMAN 3 Bekasi Beri Penjelasan

Soal Pungutan yang Jadi Viral, Kepala SMAN 3 Bekasi Beri Penjelasan
Kepala SMAN 3 Bekasi, Reni Yosefa. Foto: Pojoksatu.id/Adika F Utomo

POJOKSATU.id, BEKASI – Kepala SMAN 3 Bekasi, Reni Yosefa, mengakui adanya pungutan terhadap para siswa.


Reni mengaku bahwa penguatan yang dilakukan pihaknya itu sendiri untuk meningkatkan prestasi sekolah SMAN 3 Bekasi.

“Untuk meningkatkan prestasi sekolah dari tahun ke tahun di mana SMAN 3 ini prestasinya luar biasa,” ujar Reni, Rabu, 16 November 2022.

Dia juga mengatakan sumbangan dari pemerintah berupa dana BOS (bantuan operasional sekolah) untuk membantu sekolah di Indonesia agar dapat memberikan pembelajaran dengan lebih optimal.


BACA JUGA: SMAN 3 Bekasi Viral Nih, Pihak Sekolah Diduga Minta Pungutan Senilai Jutaan Rupiah

Pungutan yang dikabarkan sebesar Rp4.750.000 per siswa itu, kata Reni, untuk mempertahankan dan juga menyusun program-program kerja supaya prestasi yang ada bisa pertahankan.

“Nah di situ adalah menggambarkan segini kira-kira kebutuhan sekolah supaya prestasi bisa kita pertahankan dan tingkatkan,” tegasnya.

Selain untuk meningkatkan prestasi sekolah uang pungutan kepada siswa diketahui untuk membangun aula dan juga menambahkan ruang kelas.

“Dari angka sekian di-cover BOS sekian, di-cover oleh BOPD sekian, ternyata masih kekurangan sekian,” tutur dia.

“Bagaimana bapak-ibu orang tua menutupi ini bagaimana, sumbangan, seikhlasnya ya, tapi mereka tahu angkanya,” demikian kata dia. (Adika F Utomo)