BPD Tamansari Dorong Pembangunan Karakter Religius Masyarakat dengan Aturan Ini

BPD Tamansari Dorong Pembangunan Karakter Religius Masyarakat dengan Aturan Ini
Ketua BPD Tamansari, Mela Mustofa.

POJOKSATU.id, BEKASI – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tamansari mengusulkan pemerintah desa (pemdes) membangun mental spiritual untuk meningkatkan karakter religius masyarakat.


Ketua BPD Tamansari Mela Mustofa menyarankan Pemerintah desa membuat ketetapan dalam upaya meningkatkan mental spiritual masyarakat.

Kesepakatan itu, kata Mela, bisa dibuat dengan melibatkan para tokoh masyarakat dan juga pemangku kepentingan lain di desa.

“Kalau ada hajatan, misalnya ada keramaian. Itu diwajibkan pengajian di malam pertamanya, untuk ngundang kiai, MUI itu boleh siapa saja yang diundangnya, ucap Mela.


BACA JUGA: Pemdes Tamansari Fokus Benahi Infrastruktur Jalan

“Yang jelas ada pengajian, jangan sampai kita mau mengembangkan spiritual hanya disuguhi hiburan-hiburan saja, tanpa rohaninya dibangun,” sambung dia.

Pemerintah desa dapat BPD dapat terlebih dahulu membuat surat edaran dan Sosialisasi pada seluruh masyarakat sebelum menetapkannya menjadi peraturan

“Kan harus diujicobakan terlebih dahulu. Kalau tidak ada gejolak di masyarakat mungkin akhirnya diperdeskan. Karena kalau sudah diperdeskan mau tidak mau harus ditindaklanjuti, dan tidak dijalankan ada konsekuensinya,”paparnya.

Usulan itu kata Mela sudah disampaikan dalam rapat minggon beberapa waktu lalu dan disambut baik oleh sejumlah peserta yang hadir.

“Karena logikanya begini, bayar hiburan, bayar pengajian ga mau? Kemudian yang kedua juga, jiwa seninya mau, kenapa dengan agama ga mau?. Sementara mayoritas muslim, jadi tidak ada alasan untuk menolak. Adapun biayanya besar, besar mana kiai dengan jaipong atau dangdut?” demikian kata dia. (Andi Saddam)