Tahun Depan TPAS Burangkeng Diperluas 1 Hektare

Tahun Depan TPAS Burangkeng Diperluas 1 Hektare
Peninjauan di lokasi bakal perluasan TPAS Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, Senin, 26 September 2022. Foto: Pojoksatu.id/Andi Saddam

POJOKSATU.id, BEKASI – Pemkab Bekasi berencana merealisasikan rencana perluasan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Burangkeng di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.


Total perluasan untuk tahun 2023 mencapai 1 hektere dari total ajuan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi 2,4 hektare.

“Memang TPAS Burangkeng sudah sangat overload dan memang beberapa kali minggu kemarin menimbulkan longsor, sehingga ada percepatan sesuai arahan dari PJ Bupati untuk perluasan TPAS,” kata Kepala Bidang pada Dinas LH Kabupaten Bekasi, Chaerul Hamid, usai meninjau TPAS Burangkeng, Senin, 26 September 2022.

Selain Dinas Lingkungan Hidup, peninjauan dihadiri langsung oleh perwakilan Disperkimtan, Bappeda, Dinas Cipta Karya, Bagian Hukum, Kecamatan Setu dan Kepala Desa Burangkeng Nemin.


BACA JUGA: Lurah Burangkeng Usul Pemkab Bekasi Bentuk Tim Penyelesaian Masalah TPAS Burangkeng

“Untuk perluasannya sendiri kita memenuhi Perda rencana Desain Tata Ruang Wilayah itu di 11,6 hektar. Untuk realisasi penganggaran di tahun 2023 triwulan I untuk pembayarannya, tapi tidak menutup kemungkinan sudah menjadi keharusan, untuk penetapan lahan atau titik yang akan dibebaskan ditentukan tahun ini,” tutur dia.

Untuk penetapan harga sendiri masih menunggu dari pihak apprasial. Hamid mengatakan jika kalau surat keputusan penetapan lahan sudah ditentukan akan menjadi dasar penentuan harga apprasial yang disampaikan ke masyarakat.

“Walaupun pembayaran nanti diawal tahun, di triwulan pertama di tahun 2023. Untuk harga sendiri, kami dari Dinas Lingkungan Hidup tidak jauh dari harga tol,” katanya.

BACA JUGA: Pemulung di TPAS Burangkeng Tak Pernah Tersentuh Program Pemerintah

“Kami mengusulkan kalau bahwa masyarakat sekitar ini, memang masyarakat terdampak juga, jadi memang kami berharap juga selain penggantian lahan, juga ada faktor lain, atau faktor dukungan sehingga harganya sama dengan lahan yang terpakai tol,” sambung dia.

Harga tanah untuk perluasan TPAS Burangkeng harus layak

Lurah Burangkeng Usul Pemkab Bekasi Bentuk Tim Penyelesaian Masalah Burangkeng_
Lurah Burangkeng saat menyampaikan pendapatnya di hadapan perwakilan Dinas LH dan Dinas Perkimtan di TPAS Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi, Senin, 26 September 2022. Foto: Pojoksatu.id/Andi Saddam

Lurah Burangkeng, Nemin, mengatakan ada 20 bidang tanah yang terkena pembebasan lahan untuk TPAS. Pihak desa sendiri menyiapkan data dan nama-nama yang terkena pembebasan.

“Kurang lebih ada 20 bidang tanah, karena apa? Di pemerintah daerah juga tidak terlalu besar. Di tahun 2023 cuma hanya kurang lebih satu hektare,” tuturnya.

Warga sendiri berharap harga pembebasan tanah tidak jauh dari standar pembebasan tanah tol.

“Nah, kalau mengenai harga ini kan sudah ada acuan, karena disebelah timur TPAS ada jalan tol. Mungkin warga acuannya seperti itu. Harapan saya, kalau memang pemerintah daerah butuh lahan TPAS, harga harus dipertimbangkan. jangan mentang-mentang ditempat pembuangan sampah, harga sesuka-suka, ya jangan,” demikian kata Nemin. (Andi Saddam)