Jatuh saat Kabur, Pelajar SMK Jadi Bulan-Bulanan Rival Tawuran

Jatuh saat Kabur, Pelajar SMK Jadi Bulan-Bulanan Rival Tawuran
Kapolsek Medansatria, Kompol Effendi, menunjukkan barang bukti celurit yang digunakan tawuran, Jumat, 23 September 2022. Foto: Pojoksatu.id/Adika F Utomo

POJOKSATU.id, BEKASI – Seorang pelajar SMK negeri di Kota Bekasi menjadi korban tawuran yang terjadi di jalan Sultan Agung, Medansatria, Kota Bekasi, Selasa, 19 September 2022.


Kapolsek Medansatria Kompol Efendi, menjelaskan korban berinisial MK terkena sabetan celurit di bagian kaki.

“Korban karena terluka kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Ananda untuk mendapatkan perawatan,” ungkap Efendi, Jumat 23 September 2022.


Efendi menerangkan bahwa aksi tawuran 2 kelompok pelajar SMK negeri itu berawal dari ajakan janji temu yang disepakati di media sosial.

BACA JUGA: Enam Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Pelaku Tawuran di Suryakencana Bogor, Satu Orang Meninggal Kena Bacok

“Dua kelompok pelajar dari SMKN 11 Bekasi dan Pelajar SMKN 13 Bekasi bergabung dengan SMK Patriot Bekasi Utara yang kemudian melakukan tawuran,” katanya.

Pihak kepolisian Polsek Medansatria berhasil mengamankan tersangka RN (18), RAG (17), ST (17), MD (17), Z (16), dan ST (17). Nama terakhir merupakan admin media yang mengajak untuk melakukan tawuran.

Tidak hanya Polsek Medansatria yang mengamankan para pelaku aksi tawuran, Polsek Bekasi Utara yakni berinisial DA (18) ES (17) dan ZA (17).

Mereka terancam Pasal 170 Ayat 2 KUHP dan Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun. (Adika F Utomo)