Pedagang Pasar Baru Cikarang Ogah Pindah ke GCC

Pedagang Pasar Baru Cikarang Ogah Pindah ke GCC
Sejumlah warga yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pedagang Pasar Baru Cikarang (FKP2B), melakukan aksi penolakan relokasi pasar dengan membentangkan kain putih, di Jalan RE Martadinata, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (20/9). Foto: Ariesant/Radar Bekasi

POJOKSATU.id, BEKASI – Sejumlah warga yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pedagang Pasar Baru Cikarang (FKP2B) kembali menggelar aksi menolak rencana relokasi Pasar Baru Cikarang ke kawasan pemukiman Grand Cikarang City (GCC) yang direncanakan oleh Pemerintah Kota Bekasi.


Dalam aksinya, para pedagang membentangkan kain putih sepanjang 50 meter di Jalan R.E Martadinata dengan pernyataan sikap atau tanda tangan petisi menolak pindah ke GCC

Selain itu, para pedagang juga menyebut pemulihan ekonomi yang belum kembali berjalan pasca pandemi Covid-19.


Koordinator FKP2B Yuli Srimuliati mengatakan, aksi tersebut menunjukkan sikap konsisten para pedagang yang menolak direlokasi ke tempat penampungan sementara (TPS) di GCC, meski pihaknya telah melakukan pendekatan kepada Pemkab Bekas tapi belum ada titik terang.

BACA JUGA: Pedagang Durian Ini Malah Malu Dibilang Mirip Ferdy Sambo, Jarang Nonton Televisi di Rumah

“Memang sebelumnya kami sudah melakukan audiensi dengan Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, didampingi Wakil Ketua DPRD, Soeleman, dan anggota DPR RI Komisi VI, Rieke Diah Pitaloka. Saat itu kami kecewa, karena belum menemukan titik terang, keberpihakan Pj Bupati kepada pedagang,” ujar Yuli.

Dia berpendapat jika pembangunan pasar menggunakan dana pemerintah, para pedagang menilai kehadiran pemerintah itu benar, tapi kali ini Pj Bupati Bekasi justru menggandeng pihak swasta.

“Tinggal mau atau tidak, Pj Bupati bersama dinas terkait dan legislatif (DPRD) membantu nasib para pedagang,” ucapnya.

Dia mengaku miris melihat nasib para pedagang Pasar Baru Cikarang. (Karsim Pramata/Radar Bekasi)