Kapolres Minta FC Bekasi City Tidak Bagi-Bagi Tiket Gratis Lagi

Kapolres Minta FC Bekasi City Tidak Bagi-Bagi Tiket Gratis Lagi
Pertandingan FC Bekasi City dengan PSIM Yogyakarta. Foto: Pojoksatu.id/Adika F. Utomo

POJOKSATU.id, BEKASI – Kepala Polres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki meminta Panitia Penyelenggaraan (Panpel) FC Bekasi City untuk tidak membagikan tiket gratis kepada para penonton.


Permintaan kapolres tersebut agar tak ada lagi keributan antar pendukung kesebelasan yang hadir dalam pertandingan yang dilakukan di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi.

ombes Hengki mengatakan dengan FC Bekasi City tidak membagikan tiket gratis sehingga memfilter dan mencegah oknum yang datang ke stadion hanya untuk membuat kericuhan.

“Ya suporter akan kita lakukan evaluasi untuk pertandingan berikutnya supaya lebih aman ya, penonton juga kalau bisa tidak digratiskan biar kita lebih tertib lagi,” ungkap Hengki, kepada awak media, Selasa 20 September 2022.


BACA JUGA: Provokasi Diduga Datang dari Penonton FC Bekasi City, PSIM Balas ‘Supporter Bayaran’

Diketahui, bahwa setiap pertandingan FC Bekasi City yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga membagikan tiket secara gratis kepada masyarakat Kota Bekasi.

Pembagian tiket gratis ini sendiri adalah upaya FC Bekasi City mengajak seluruh warga Kota Bekasi untuk menyaksikan pertandingan tim bikinan Putra Siregar dan Atta Halilintar itu.

Hengki juga meminta masing-masing pemimpin pendukung yang datang ke Stadion Patriot Candrabhaga, dapat menenangkan anggotanya agar tidak tersulut emosi.

Hengki juga berharap, tidak ada lagi suporter yang menyanyikan lagu ejekan ke lawannya.

BACA JUGA: Tiket Gratis FC Bekasi City Bisa Bikin Pemkot Bekasi Kehilangan Pendapatan

“Ini kita mengimbau kalau ada pertandingan selanjutnya tujuannya apa sih kalo ada pertandingan tentu ingin senang, bukan malah menimbulkan ejek-ejekan yang menimbulkan saling lempar,” tegas Hengki.

“Harapannya untuk pertandingan berikutnya semua Korlap (Kordinator Lapangan) mampu mengendalikan para suporternya,” kata Hengki menutup. (Adika F. Utomo)