65 Ribu Warga Bekasi Dapat BLT BBM

65 Ribu Warga Bekasi Dapat BLT BBM
Ilustrasi. PT Pos KCU Kota Bekasi bakal menyalurkan BLT BBM krpada 65.975 KPM. Foto: Dok. JPNN

POJOKSATU.id, BEKASIPT Pos Indonesia KCU Bekasi mencatat ada 65.975 keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan langsung tunai bahan bakar minyal (BLT BBM) di Kota Bekasi


PT Pos Indonesia ditunjuk oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menyalurkan BLT BBM kepada KPM.

Deputi EGM PT Pos Indonesia KCU Bekasi, Anton Chrisna Sutantyo, menjelaska BLT BBM ini dapat diambil di beberapa titik yang tersebar di 12 Kecamatan di Kota Bekasi, sesuai yang tertera di undangan yang telah diterima oleh KPM.

Selain lokasi, jam pengambilan pun sudah tertera pada undangan itu.


BACA JUGA: Tanggapi Soal Pembagian BLT BBM di Jawa Barat, Ade Puspitasari Minta Pemerintah Validasi Penerimanya

“Misalnya di Balai Kelurahan, Pendopo Kelurahan, Balai RW, atau tempat gedung olahraga,” tutur dia, Selasa, 13 September 2022.

“Karena memang kami ingin memecah konsentrasi penerima supaya tidak berkerumun,” imbuhnya.

KPM yang ingin mengambil BLT selain di lokasi yang tertera di undangan itu, juga harus membawa identitas diri seperti e-KTP.

Jika KPM tidak dapat hadir saat waktu yang ditentukan, individu itu boleh mengirim anggota keluarga sebagai perwakilan mengambil BLT BBM.

Namun ada syaratnya, yakni penerima wajib membawa kartu identitas, yaitu e-KTP, dan Kartu Keluarga (KK).

Nantinya petugas akan melakukan verifikasi data penerima sebelum memberikan BLT senilai Rp500.000.

BACA JUGA: Papmiso Minta Pengawasan Supply Barang Diperketat dan BLT Tepat Sasaran

“Rp500.000 ini rinciannya adalah Rp300.000 kompensasi kenaikan BBM untuk 2 bulan, September dan Oktober. Artinya setiap bulan Rp150.000, diberikan dua bulan sekaligus. Kemudian yang Rp200.000 itu bantuan BPNT bulan September. Jadi total yang diterima itu Rp500.000,” katanya.

Setelah BLT BBM diterima, petugas akan mengambil beberapa foto KTP/KK yang dibawa KPM atau yang mewakili. Kedua adalah foto wajah penerima dengan menunjukan uang, undangan, dan KTP melalui aplikasi yang telah dibuat. Setelah itu penerima bisa meninggalkan tempat. (Adika Fadil/Pojoksatu.id)