Tata Cara Mudah Menggunakan E-Filing Pajak Melalui KlikPajak

Aplikasi Pajak Online by Mekari.
Aplikasi Pajak Online by Mekari.

POJOKBEKASI.com – Sesuai perkembangan yang semakin canggih di era modern seperti ini mengharuskan beberapa line bertransformasi dan memaksimalkan kegunaannya, salah satunya penyampaian SPT dengan E Filing Pajak.


Untuk informasi lebih lanjut mengenai Gambaran ini Anda perlu menyimak dengan baik paparan pengetahuan di bawah sebagai berikut.

Gambaran Umum E Filing Pajak

Secara umumnya e-Filing yang dijelaskan dalam Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor 47/PJ/2008 Pasal 1 Ayat 7 menyebutkan bahwa E-Filing Pajak merupakan suatu cara penyampaian SPT dan penyampaian Pemberitahuan Perpanjangan SPT Tahunan yang dilakukan secara elektronik dengan online dan real time melalui Penyedia Jasa Aplikasi.


Di mana nantinya dalam menggunakan E Filing Pajak membutuhkan nomor EFIN. EFIN sendiri sesuai yang dipaparkan dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER 41/PJ/2015 Pasal 1 Ayat 7 merupakan singkatan dari Electronic Filing Identification Number (eFIN) yaitu nomor identitas.

Secara umum tujuan diterbitkannya EFIN yaitu alat untuk autentikasi pengguna pada saat pertama kali mendaftar atau menggunakan layanan online yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak sekaligus untuk menjamin keamanan datanya, maka pada saat Wajib Pajak mendaftar pertama kali sudah jelas akan diberikan username dan password selain EFIN di atas.

Dengan begitu, Wajib Pajak harus menjaga kerahasiaan EFIN, Username dan Password yang telah diterima atau diberikan untuk Anda login ke layanan online Direktorat Jenderal Pajak. Hal ini dikarenakan dalam aplikasi E Filing Pajak terdapat data-data pribadi anda.

Baca Juga  : Aplikasi Faktur Penjualan Terbaik by Jurnal.id: Pengertian, Tujuan, dan Jenis

Cara Pengajuan EFIN

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa untuk menggunakan E Filing Pajak harus mempunyai EFIN terlebih dahulu. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda mengetahui juga cara pengajuan EFIN untuk bisa melanjutkan ke tahap penggunaan e-Filling.

Menurut Peraturan Dirjen Pajak Nomor 41 Tahun 2015 Bagi Wajib Pajak untuk Orang Pribadi, syarat dan ketentuan pengajuan permohonan aktivasi EFIN yaitu sebagai berikut :

1. Dilakukan oleh Wajib Pajak sendiri tidak diperkenankan untuk dikuasakan kepada pihak lain dalam arti tidak bisa diajukan oleh siapapun kecuali diri sendiri.

2. Wajib Pajak mengisi, menandatangani dan menyampaikan Formulir Permohonan Aktivasi EFIN dengan mendatangi secara langsung Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat di lokasi masing-masing.

3. Wajib Pajak menunjukan dokumen asli beserta menyerahkan dokumen foto copy berupa:

● Kartu Tanda Penduduk atau KTP.

● Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP.

● Menyampaikan alamat email masih aktif.

● Bagi Wajib Pajak orang pribadi berprofesi karyawan dapat mengajukan permohonan aktivasi EFIN secara berkelompok melalui pemberi kerja ke KPP terdekat dalam hal dipersyaratkan sebagai berikut : Jumlah pegawai yang mengajukan permohonan EFIN lebih dari 20 orang, nama pegawai sebagaimana dimaksud pada huruf a tercantum dalam SPT Pajak Penghasilan (PPh) pada Pasal 21, pemberi kerja menyediakan tempat dan sarana pendukung yang dibutuhkan KPP setempat untuk melakukan aktivasi EFIN dan juga pegawai hadir pada saat aktivasi EFIN.

4. Tempat Pelayanan Terpadu atau KPP akan mengaktivasi dan mencetak EFIN.

5. EFIN diserahkan ke Wajib Pajak

Cara Pendaftaran E Filing Pajak Menurut Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER 41/PJ/2015 Pasal 1 Ayat 5

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukan pendaftaran E Filing Pajak, salah satunya menurut Peraturan Direktur Jenderal Pajak dengan DJP online.

DJP Online sendiri merupakan sebuah layanan pajak online yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak melalui halaman (website) atau aplikasi untuk perangkat bergerak (mobile device).

Di mana pemerintah telah mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara, Anggota Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian Republik Indonesia menyampaikan SPT tahunan pajak penghasilan (PPh) orang pribadi melalui E Filing Pajak pajak tersebut.

Tidak hanya itu saja, akan tetapi pemerintah juga mewajibkan seluruh karyawan BUMN atau BUMD dan juga seluruh tenaga kerja di berbagai sektor, baik profit maupun non-profit menggunakan e-Filing.

Sehingga, E Filing Pajak merupakan suatu cara penyampaian SPT tahunan PPh secara elektronik yang dilakukan secara online dan real time melalui internet pada laman (website) DJP Online https://djponline.pajak.go.id atau laman penyedia layanan SPT elektronik yang sudah bekerja sama dan terpantau atau mendapatkan izin dari DJP, termasuk Klikpajak.id.

Baca Juga  : Fitur Terlengkap Online Timesheet Software Terbaik Talenta by Mekari

1. Langkah Pertama pendaftaran e-Filing bisa dimulai dengan mengunjungi website djponline.pajak.go.id.

2. Kemudian klik daftar, dan segera bisa langsung ke djponline.pajak.go.id/registrasi.

3. Jangan lupa isi NPWP dan Efin .

4. Dilanjutkan dengan isi captcha kode keamanan sesuai tulisan yang muncul.

5. Berikutnya melanjutkan untuk klik Verifikasi. Perlu diperhatikan bahwa NPWP harus ditulis angka saja, tanpa adanya titik dan strip.

6. Selanjutnya Anda menemukan nama, masukkan juga email, nomor ponsel yang aktif, serta kode keamanan serta password, klik simpan.

7. Jika berhasil akan terdapat tulisan yang muncul “berhasil”, bisa langsung cek email dan lakukan aktivasi.

Cara Pengisian E Filing Pajak dengan Menggunakan SPT Tahunan PPh 1770 SS dan PPh 1770 S

Menurut Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER- 01/PJ/2016 Pasal 1 Ayat 4 SPT Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi Sangat Sederhana yang selanjutnya disebut SPT 1770 SS merupakan SPT Tahunan yang digunakan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi yang mempunyai penghasilan selain dari usaha atau pekerjaan bebas dengan jumlah penghasilan bruto tidak lebih dari Rp60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah) setahun.

Sedangkan menurut Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER- 01/PJ/2016 Pasal 1 Ayat 6 SPT Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi yang selanjutnya disebut SPT 1770 S merupakan SPT Tahunan yang digunakan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi yang mempunyai penghasilan selain dari usaha atau pekerjaan bebas dengan jumlah penghasilan bruto lebih dari Rp60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah) setahun.

Ditambah menurut Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2015 Nomor 2 tentang Aparatur Sipil Negara/TNI/Polri melaporkan SPT Tahunan PPh bisa melalui E Filing Pajak.

Semua informasi tentang terkait tata cara pelaporan SPT Tahunan PPh melalui E Filing Pajak, dapat diperoleh melalui situs resmi DJP, menghubungi Kring Pajak 1500200, atau menghubungi Kantor Pajak terdekat.

E Filing Pajak yang merupakan sebuah produk inovasi perkembangan teknologi informasi yang disediakan untuk memudahkan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada para pembayar pajak dalam melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya, oleh sebab itu kegiatannya akan meliputi mengisi dan mengirim SPT tahunan dapat dilakukan dengan mudah dan efisien.

Hal ini dikarenakan telah tersedia formulir elektronik di layanan pajak online yang siap memandu para pengguna layanan.

Selain hal tersebut, juga didukung layanan pajak online dapat diakses kapanpun dan dimanapun, sehingga penyampaian SPT dengan E Filing Pajak dapat dilakukan setiap saat selama 24 jam.

Sekaligus E Filing Pajak tidak diperlukan lagi adanya dokumen fisik berupa kertas-kertas karena semua dokumen akan dikirim dalam bentuk dokumen elektronik.

Berikut beberapa tata cara pengajuan E Filing Pajak yang bisa Anda lakukan dengan baik.

1. Mengajukan Permohonan EFIN terlebih dahulu.

2. Setelah mendapatkan nomor EFIN Wajib Pajak melakukan mendaftarkan ke DJPOnline (Registrasi Online) atau mitra yang bekerjasama seperti Klikpajak.id.

3. Selanjutnya lakukan registrasi online dengan mengisi dan memilih SPT Tahunan yang akan dipilih (1770 SS atau 1770S).

4. Kemudian Input Data 1721 A2/A1 yang telah diterbitkan Bendahara instansi atau perusahaan masing-masing.

5. Jangan lupa untuk input Data Wajib Pajak akan mendapatkan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE)

Jika Anda sudah memperhatikan hal tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pengajuan E Filing Pajak di atas dilakukan secara umumnya.

Akan tetapi, untuk tata cara pengisian yang lebih rinci belum terjawab. Oleh sebab itu, berikut beberapa cara pengisian E Filing Pajak dengan menggunakan SPT Tahunan PPh 1770 SS

Baca Juga  : Mengapa Invoice Penting dan Bagaimana Cara Membuatnya?

1. Langkah pertama Anda perlu melakukan kunjungan ke website djponline.pajak.go.id.

2. Jangan lupa login dengan akun efiling, masukkan NPWP dan Password di kolom login yang sudah tersedia.

3. Tulis nomor NPWP tanpa strip dan tanpa titik.

4. Setelah berhasil login, maka lanjutkan dengan klik salah satu tulisan E Filing Pajak. Tulisan tersebut digambarkan dengan warna hijau, kadang ada di sebelah kiri atau kanan.

5. Jangan lupa untuk menjawab pertanyaan yang ada, misalnya tidak melakukan usaha atau pekerjaan bebas, tidak pisah harta, ataupun kurang dari 60 juta.

6. Setelah itu bisa melanjutkan untuk klik SPT 1770 SS.

7. Isi data formulir yang sudah disediakan, pilih tahun pajak yang ingin Anda laporkan, sekaligus pilih status SPT, dilanjutkan untuk klik berikutnya.

8. Untuk status SPT Anda bisa menuliskan seperti contoh ingin melaporkan SPT tahun 2015. Akan tetapi, jika Anda belum pernah melaporkan SPT untuk tahun tersebut, pilih normal saja.

9. Jika sudah pernah, sekaligus menerima tanda terima akan tetapi ingin membetulkan silahkan pilih pembetulan.

10. Lengkapi semua isian bagian A, dan sesuaikan dengan bukti potong A1/A2 yang Anda miliki. Jika sudah selesai, Anda bisa klik berikutnya.

11. Jangan lupa untuk isi bagian B jika Anda mempunyai penghasilan yang dikenai PPh final dan PPH yang tidak termasuk objek pajak. Jika tidak ada, maka Anda bisa langsung klik berikutnya.

12. Kemudian isi jumlah total harta dan kewajiban atau utang yang dimiliki pada bagian C, dilanjutkan dengan klik berikutnya.

13. Baca pernyataan yang ada di halaman tersebut, setelah setuju Anda bisa klik centang pada tulisan setuju dilanjut dengan klik berikutnya

14. Langkah berikutnya mengirim SPT dengan cara klik tulisan disini lalu pilih email (tahun 2016 DJP belum mendukung pengiriman melalui nomor HP).

15. Buka email di tab atau browser lain, lalu copy atau salin atau catat kode verifikasi yang masuk. Kemudian, kembali ke DJP online, tempelkan atau tulis kode verifikasi di kolom yang sudah disediakan dan klik kirim.

16. Biasanya akan keluar survey Puas atau Tidak Puas, Anda bisa memilih salah satunya. Jika berhasil secara otomatis akan dibawa menuju daftar SPT.

17. Buka email untuk melihat atau mencetak tanda terima SPT Tahunan.

Bagaimana sudah paham secara menyeluruh bukan tentang cara menggunakan E Filing Pajak? Anda juga bisa menggunakan layanan Klikpajak Anda untuk mendapatkan harga yang terjangkau, dimulai dari harga gratis hingga harga yang bisa didiskusikan.

Atau dengan harga pilihan yang sudah pasti ada dan ditentukan bisa langsung cek di website resmi KlikPajak.

Selain itu, ada banyak fitur yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran usaha Anda dalam pembayaran pajaknya seperti efaktur 3.2, ebilling, eSPT online, efiling, eFaktur API dan masih banyak yang lainnya.***