Dalam Sekejap, Suasana Riang 7 Siswa SDN Kota Baru di Halte Sekolah Berubah Jerit Kematian

Kecelakaan di Bekasi hari ini di depan SDN Kota Baru 2 dan 3.

POJOKSATU.id, BEKASI — Sebanyak 7 siswa SDN Kota Baru 2 Jalan Sultan Agung Bekasi jadi korban meninggal kecelakaan truk di halte sekolahnya. Suasana yang sebelumnya riang gembira berubah jadi jerit kematian.


Seperti biasa jam pulang sekolah, puluhan siswa SD ini bercengkrama riang menunggu jemputan. Begitu juga 7 siswa SDN Kota Baru 2 Bekasi yang ikut menjadi korban tewas di halte sekolah mereka.

Dalam sekejap, suasana riang puluhan siswa SDN Kota Baru 2 Bekasi ini berubah menjadi tangisan dan jerit kesakitan akibat hantaman truk dan juga tower telekomunikasi yang roboh.

Tercatat 7 siswa SDN Kota Baru 2 Bekasi menjadi korban kecelakaan maut yang terjadi secara tiba-tiba pada Rabu siang ini.


Dari 30 korban yang tertimpa runtuhan tower telekomunikasi dan hantaman truk, 20 orang di antaranya mengalami luka-luka dan 10 orang meninggal dunia.

Baca Juga :

Kebanyakan Anak-anak SD, Berikut Nama-nama Korban Kecelakaan Maut di Depan SDN Kotabaru

“Korban semua ada 30, luka luka 20 dan meninggal dunia 10 semoga tak ada penambahan,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman di lokasi kejadian di Jalan Sultan Agung, Kranji, Bekasi, Rabu (31/8/2022).

Menurut Latif, korban dari kecelakaan maut itu kebanyakan anak-anak SD yang kebetulan berkumpul di halte sekolah, dekat lokasi kejadian.

Sebab saat insiden tersebut, anak-anak sekolah tengah menunggu jemputan di halte tersebut.

“Anak sekolahnya 7 orang (meninggal). Anak sekolah ini lagi menunggu di halte. Kan jam pulang sekolah,” ujarnya.

Dirlantas Polda Metro Jaya belum membeberkan identitas 7 korban siswa SD yang meninggal kecelakaan maut di depan SDN Kota Baru 2 Bekasi ini.

Kombes Latif belum bisa membeberkan secara detail penyebab kecelakaan tersebut. Pasalnya sopir truk yang seorang diri masih tengah dilakukan pemeriksaan intensif.

Baca Juga :

Rekaman CCTV Kecelakaan di Depan SDN Kota Baru Bekasi, Ternyata Ada Tukang Baso Melawan Arah

“Penyebabnya sedang kita dalami. Kalau perkiraan kami karena kecepatannya tinggi. Ini masih akan kita dalami lagi. Kita akan ukur kecepatannya,” ujarnya.

“Sopirnya juga sudah kita amankan. Kita akan dalami lebih lanjut. Sendirian sopirnya,” tutur Kombes Latif.

Dirlantas Polda Metro Jaya menyatakan, sopir diduga telah berupaya melakukan pengereman terkait kecelakaan maut truk di depan SDN Kota Baru 2 Bekasi ini.

“Ada bekas pengereman di jalan,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya mengenai kecelakaan maut di depan SDN Kota Baru 2 Jalan Sultan Agung Bekasi ini. (firdausi/pojoksatu)