Insiden Salah Sasaran Tawuran Bintara, 15 Orang Pemuda Ditahan

Insiden Salah Sasaran Tawuran Bintara, 15 Orang Pemuda Ditahan
Kedua korban salah sasaran tawuran terkapar di lokasi kejadian, Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu, 14 Agustus 2022. Foto: Istimewa

POJOKSATU.id, BEKASI – Polisi akhirnya meringkus sekelompok pemuda yang diduga bertanggung jawab atas kematian salah seorang remaja yang tewas di Pasar Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu, 14 Agustus 2022.


AN, 17 tahun, menjadi korban salah sasaran pada aksi tawuran yang terjadi di Bintara. Dia tewas di lokasi kejadian.

Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Salahuddin, menjelaskan Polsek Bekasi Kota dengan Resmob Polda Metro Jaya, Jatanras, Ranmor dan Resmob Polres Bekasi Kota menangkap 15 orang yang dicurigai.


“Kita menangkap 15 orang yang kami curigai sebagai pelaku tawuran hingga menyebabkan seseorang meninggal dunia,” tutur Salahuddin, Senin, 15 Agustus 2022.

Apabila mereka terbukti melakukan tindakan yang mengakibatkan nyawa seseorang hilang, mereka akan diproses sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

BACA JUGA:

“Ssaat ini kami masih memeriksa 15 orang pemuda ini,” katanya.

Salahuddin mengimbau generasi muda khususnya para pelajar tidak melakukan aksi tawuran yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

“Kita berharap ini jadi pelajaran bagi generasi muda yang melakukan tawuran, kami berharap ini tidak terjadi lagi,” katanya.

AN, korban tewas pada insiden tersebut, saat itu sedang hendak melewati Pasar Bintara bersama temannya RA yang berusia 16 tahun.

Saat sampai Pasar Bintara tiba-tiba keluar 20 orang lebih dari sebuah gang dan mereka membawa senjata tajam, dan senjata lainnya.

Karena panik, kedua korban pun berusaha menghindar dari tawuran tersebut tetapi mereka malah menabrak trotoar dan terjatuh.

BACA JUGA: 

Saat terjatuh itu mereka malah dikeroyok oleh massa tawuran yang beringas sehingga kedua orang itu mengalami luka-luka.

Nyawa RA masih bisa diselamatkan tetapi dia menderita luka bacok pada bagian punggung dan pinggang.

Sementara AN tetapi tidak dapat diselamatkan karena luka sayatan pada bagian leher. (dil/pojoksatu)