Baru Kerja Sehari, Pembantu Rumah Tangga Langsung Nyolong Barang Majikan

Baru Kerja Sehari, Pembantu Rumah Tangga Langsung Nyolong Barang Majikan
Ilustrasi pencurian. Seorang pembantu di Bintara mencuri barang majikannya sendiri pada hari pertama bekerja. Foto: mohammed_hassan/pixabay.com

POJOKSATU.id, BEKASI – Seorang pembantu rumah tangga di Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi, diduga melakukan tindak kriminal pada hari pertamanya bekerja.


Pemilik rumah pun mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Uang itu disimpan di dalam lemari.

Kejadian ini terjadi pada 10 Agustus 2022. Pemilik rumah, Erna Ringo, bercerita tentang kejadian tersebut.


Awalnya dia meminta agen pencari pembantu rumah tangga untuk mencarikan sosok pembantu.

BACA JUGA: Polisi Ciduk WNA Latvia, Pelaku Pencurian Uang Nasabah Modus Skimming

“Sudah 5 tahun saya langganan untuk mencarikan Pembantu ke agen ini yang berada di wilayah Cianjur,” ungkap Erna, Kamis, 11 Agustus 2022.

Akhirnya agen itu mencarikan pembantu yang akan berasal dari wilayah Cirebon itu sendiri. Pembantu itu dijadwalkan tiba di rumah Erna pada 8 Agustus 2022.

“Ini di luar kebiasaan, biasanya pembantu dianterin langsung sama agen dari Cianjur Ke rumahnya. Tapi ini dia pembantunya datang sendiri,” jelasnya.

Pembangtu yang dipesannya datang ke rumah dengan menggunakan Ojek pada Selasa, 9 Agustus 2022.

BACA JUGA: Polres Maros Amankan Pelaku Pencurian Mesin Traktor

Setibanya di rumah, Erna langsung meminta KTP pembantu itu untuk dia foto. Kemudian pembantu tersebut langsung bekerja.

“Pembantu saya ini namanya Darlimah kelahiran 1960 yang warga Cirebon. Penampilannya biasa saja tidak ada yang curiga,” tuturnya.

Saat pemilik rumah meninggalkan rumah untuk menjemput sang anak yang sedang sekolah, mungkin itu waktu pelaku beraksi.

Erna mengaku lupa mengunci pintu kamar yang merupakan tempat penyimpanan barang-barang berharganya tersebut.

BACA JUGA: Maling Dianiaya Hingga Tewas, 11 Satpam Rumah Sakit Kariadi Semarang Diciduk Polisi

“Kejadiannya hari Rabu kemarin, saya mau ambil ijazah SD anak saya yang ke-2 di sekolahnya di Rawamangun. Sekaligus menjemput anak-anak saya di SMP di wilayah Harapan Indah,” ujarnya.

Saat pukul 14.00 dia tiba di rumah, dia mengaku keheranan karena pagarnya tidak terkunci.

“Saya langsung panggil Bu Darlimah (ART), namun tidak ada jawaban dari dia,” bebernya.

Melihat pintu pagar tidak dikunci dan juga tidak ada jawaban dari pembantunya tersebut, dirinya langsung mengecek kamarnya.

Saat mengecek kamarnya, Erna terkejut karena kamar sudah dalam keadaan berantakan serta barang berharganya sudah raib.

“Saya ngecek udah ga ada kaya gelang, anting, cincin, jam tangan dan sejumlah uang. Di situ langsung saya hubungi bu Darlimah tapi handphonenya tidak aktif,” imbuhnya.

“Saya langsung ke Polsek Bekasi Kota untuk membuat Laporan Kepolisian. Saat memeriksa kamar saya mendapatkan linggis yang disimpan dibawah kasur saya,” demikian Erna. (dil/pojoksatu)