Drivel Ojol di Bekasi Bahas Dampak Kenaikan Tarif

Drivel Ojol di Bekasi Bahas Dampak Kenaikan Tarif
Driver ojol di Kota Bekasi. Foto: Pojoksatu.id/Adika Fadil

POJOKSATU.id, BEKASI – Kenaikan tarif ojol (ojek online) bakal berlaku pada 14 Agustus 2022. Dasar aturan itu adalah Kepmenhub Nomor 564/2022 yang terbit pada 4 Agustus 2022.


Salah seorang driver ojol di Kota Bekasi, Okta, 22 tahun, sudah mengetahui tentang kenaikan tarif itu.

“Dari berita-berita yang ada dan juga informasi temen-temen sesama pengemudi ojol,” ungkap Okta kepada Pojoksatu.id, Kamis, 11 Agustus 2022.


Dia memprediksi kenaikan tarf dapat mengurangi jumlah penumpang, lantaran banyak kompetitor ojek online yang menawarkan tarif lebih murah.

BACA JUGA: Konsumen Tolak Rencana Tarif Baru Ojol Sulsel, “Situasi Ekonomi Belum Pulih”

“Kebanyakan pengguna kan gitu, biasanya punya lebih dari satu aplikasi terus cari mana yang ada promo,” ungkapnya.

Tapi, Okta enggan berkomentar lebih lanjut lantaran dampak dari aturan itu sendiri belum dirasakannya.

Dia juga mengaku belum mendapat kabar apapun dari pihak perusahaan.

BACA JUGA: Korwarteg Bagikan 1000 Makanan ke Driver Ojol, Doakan Aspirasi Ganjar Agar Terwujud Menjadi Presiden 2024

Adapun besaran tarif baru ojek online per zonasi sebagai berikut:

Zona I

  • biaya jasa batas bawah sebesar Rp 1.850 per kilometer (km)
  • biaya jasa batas atas sebesar Rp 2.300 per km
  • biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp 9.250 – Rp 11.500

Zona 2

  • biaya jasa batas bawah sebesar Rp 2.600 per km
  • biaya jasa batas atas sebesar Rp 2.700 per km
  • biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp 13.000 – Rp 13.500

Zona 3

  • biaya jasa batas bawah sebesar Rp 2.100 per km
  • biaya jasa batas atas sebesar Rp 2.600 per km
  • biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp 10.500 – Rp 13.000. (dil/pojoksatu)