Soal Nasib Kades Lambangsari, Begini Kata Pj Bupati Bekasi

Kasus Dugaan Pungli PTSL di Lambangsari, Ada Kemungkinan Tersangka Baru
Kades Lambangsari PH saat dibawa petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Selasa, 2 Agustus 2022.

POJOKSATU.id, BEKASI – Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan akan mengambil langkah tegas terhadap Kepala Desa Lambangsari PH berstatus sebagai tersangka kasus dugaan pungutan liar program Pendaftaran Sistematis Tanah Lengkap (PTSL).


Orang nomor satu di Kabupaten Bekasi akan menonaktifkan sementara jabatan kepala Desa Lambangsari PH.

Saat diwawancarai media, masih menunggu surat resmi dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.


“Belum ada pemberitahuan dulu, sudah langsung ada penangkapan,” tutur dia, Senin, 8 Agustus 2022.

BACA JUGA: Kasus Dugaan Pungli PTSL di Lambangsari, Ada Kemungkinan Tersangka Baru

PH ditahan selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan pungli dalam program PTSL.

Dani menyebut setelah 20 hari otomatis akan ada pelaksana tugas (plt) kepala Desa Lambangsari.

“Kalau dari 20 hari ada penahanan tetap tentu akan ada plt (Pelaksana Tugas). Kita menunggu juga perkembangan dari Kejari,” kata Dani kepada awak media.
.
Pria yang dikenal responsif ini mendukung langkah Kejaksaan Negeri Kabupaten mengusut dugaan pungli dalam program yang dicetuskan Presiden Jokowi ini.

BACA JUGA: Warga Desa Lambangsari Beberkan Pungutan Program PTSL

Kepala DPMD Kabupaten Bekasi Ida Farida mengatakan sementara ini Sekretaris Desa (Sekdes) memimpin sementara pelayanan di Desa Lambangsari.

Namun ia menilai kewenangan Sekdes terbatas dalam kebijakan strategis. Ida mengaku menunggu laporan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terkait proses selanjutnya melalui pihak Kecamatan.

“Sekretaris Desa juga ada batasan-batasan yang menyangkut kebijakan strategis. Kalau ada SK tersendiri apapun harus dikonsultasikan ke Bupati,”tuturnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Kabupaten Bekasi telah menahan Kepala Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, berinisial PH pada Selasa 2 Agustus 2022. PH ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pungutan liar ( pungli ) program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

BACA JUGA: Kades Lambangsari Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pungli, DPMD Pertimbangkan Pengganti

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Bekasi Siwi Utomo menjelaskan, kronologi penahanan tersangka Kades tersebut berdasarkan penyidikan yang dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat yang keberatan atas permintaan uang dari program PTSL.

Total permohonan yang masuk untuk mengikuti program PTSL di Desa Lambang Sari adalah sebanyak 1.180 sertifikat untuk tiga dusun. Uang hasil pungutan PTSL itu diduga berkisar 466 juta. (dam)