Uu Ajak Masyarakat Kota Bekasi Gempur Peredaran Rokok Ilegal

Uu Ajak Masyarakat Kota Bekasi Gempur Peredaran Rokok Ilegal
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum. Foto: Instagram @ruzhanul

POJOKSATU.id, BEKASI – Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, membeberkan fakta yang mencengangkan terkait peredaran rokok ilegal.


Uu mengatakan peredaran rokok ilegal paling banyak ditemukan di Kota Bekasi dari total 27 kota-kabupaten di Jawa Barat.

“Saya datang ke Bekasi menyampaikan kepada masyarakat, tolong bantu pemerintah supaya sama-sama gempur rokok ilegal,” tutur Uu kepada wartawan, Kamis, 4 Agustus 2022.


Lebih lanjut lagi, Pemprov Jabar ingin meningkatkan pendapatan dengan menggempur peredaran rokok ilegal.

BACA JUGA: PMK di Jabar Menurun, Uu Ruzhanul: Vaksinasi dan Skrining Hewan Tetap Jalan

Dia menjelaskan jika tidak ada peredaran rokok ilegal. dana bagi hasil cukai tembakau atau DBHCHT akan meningkat. Pendapatan daerah pun juga naik.

“DBHCHT adalah salah satu prioritas kami. Akhir-akhir ini, DBHCHT banyak terganggu dengan peredaran rokok ilegal di Jawa Barat,” jelasnya.

Belum ada pabrik rokok ilegal di Jawa Barat sejauh penelusurannya, tapi dia meminta masyarakat melapor apabila menemukan pabrik tersebut.

BACA JUGA: Jabar Konsisten Berantas Rokok Ilegal

“Tolong laporkan kepada kami. Kami nanti yang hentikan,” pinta dia.

Sekali lagi, Uu meminta agar siapapun yang jual rokok ilegal agar berhenti.

“Yang merokok ilegal juga tolong berhenti, karena ini merugikan pemerintah, merugikan masyarakat itu sendiri,” demikian dia. (dil/pojoksatu)