POJOKSATU.id - Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, kembali menegaskan bahwa jabatan publik bukan sekadar posisi, melainkan amanah besar yang harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pesan itu disampaikannya saat menghadiri acara pisah sambut Komandan Korem (Danrem) 064/Maulana Yusuf di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (9/12/2025).
Dalam serah terima jabatan dari Mayjen TNI Edi Saputra kepada Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto tersebut, Dimyati menegaskan bahwa pergantian pucuk pimpinan adalah hal wajar dalam dinamika organisasi.
Baca Juga: Pramono Anung Pilih Turun Tangan! Semua Biaya Korban Ditanggung, Tetap Saja Diserang Publik!
Namun, ia menekankan bahwa nilai utamanya tetap sama pengabdian.
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Siapa pun yang bertugas, harus bermanfaat untuk orang lain,” ujar Dimyati dalam sambutannya, dikutip pojoksatu.id dari bantenprov.go.id.
Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, Dimyati mengapresiasi kiprah Mayjen Edi Saputra selama bertugas. Walau masa jabatan Edi terbilang singkat, namun dianggap penuh capaian dan membawa keberkahan.
Baca Juga: Bunda PAUD Banten Tinjau PAUD Melati, Tegaskan Pentingnya Anak Belajar dengan Bahagia
Terlebih, Edi kini resmi menyandang pangkat Mayor Jenderal dan mendapat amanah baru sebagai Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Geografi di Lemhannas.
Sementara itu, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto resmi kembali ke Banten dengan jabatan Danrem 064/MY.
Kehadirannya bukan hal baru bagi masyarakat Banten, sebab sebelumnya ia pernah memimpin Yonif 320/Badak Putih pada 2015–2016.
Baca Juga: Lolos PPPK Bukan Soal Hoki! Ini Pola Kesalahan Fatal Guru yang Terjadi Setiap Seleksi
“Pak Daru bukan sosok yang asing bagi Banten. Masyarakat Banten selalu terbuka dan penuh dukungan. Semoga kehadirannya membawa keberkahan baru,” tambah Dimyati.
Mayjen Edi Saputra mengakui masa tugasnya yang hanya tiga bulan sejak 11 September 2025 terasa sangat singkat untuk menyelesaikan agenda besar di Banten.
Salah satu kegiatan berskala internasional yang sudah digarap adalah latihan gabungan kesiapsiagaan bencana dengan negara sahabat: Timor Leste, Australia, dan Amerika Serikat yang digelar di Lebak.
Menurut Edi, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari kuatnya soliditas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Semua tugas terasa lebih mudah dijalankan karena sinergi Forkopimda sangat kuat. Hampir semua program mendapatkan dukungan penuh. Inilah kunci keberhasilan kami,” ujarnya.
Baca Juga: Puslabfor Bareskrim Polri Beberkan Alasan Korban Kebakaran Ruko Terra Drone Tak Dilakukan Tes DNA
Danrem baru, Brigjen Daru Cahyadi Soeprapto, juga menyampaikan komitmennya untuk menjaga sinergi tersebut.
Meski pernah bertugas di Banten, ia tetap meminta arahan dari para pemangku kepentingan.
“Mulai dari Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga alim ulama di Banten, semua tetap kami butuhkan untuk menjaga sinergi,” tegas Daru.
Pemerintah Provinsi Banten sendiri memastikan terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Kolaborasi dengan TNI/Polri akan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten.***


