POJOKSATU.id, Tangerang - Calon Gubernur Banten 2024, Andra Soni, bersama Tim Relawan Gerakan Banten Adil Merata (GBAM) menggelar aksi bedah rumah untuk Rizky Wahyudin (40), warga kurang mampu di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Rumah yang kini tak layak huni ini merupakan peninggalan orang tua Rizky dan telah rusak berat, terutama pada bagian atap yang roboh lebih dari dua tahun lalu.
Aksi bedah rumah ini menjadi bentuk kepedulian Andra Soni, kandidat nomor urut 02, terhadap warga yang membutuhkan.
Langkah ini juga sejalan dengan visi Prabowo Subianto, Presiden ke-8 RI, yang berkomitmen untuk membangun kehidupan lebih layak bagi 3.000 keluarga miskin di Indonesia.
Sebelum bedah rumah, kondisi rumah warisan orang tua Rizky sangat memprihatinkan.
Rizky, seorang pegawai honorer, tidak memiliki dana untuk perbaikan dan terpaksa menyewa rumah petak karena rumahnya sudah tak layak ditinggali.
Dalam perjalanan sosialisasi, tim relawan Andra Soni melihat kondisi rumah ini dan melaporkannya kepada Andra, yang langsung meminta tim untuk memulai renovasi.
Proses bedah rumah dimulai pada Sabtu, 22 Oktober 2024, diawali dengan peletakan batu pertama oleh Andra Soni.
Meskipun sibuk kampanye, Andra hadir untuk syukuran dan simbolis potong tumpeng, bersama tokoh masyarakat, Ketua RT, dan RW setempat.
Kegiatan ini didukung penuh oleh warga yang menyambut positif inisiatif Andra dan berharap program ini dapat terus dilanjutkan.
Rizky, yang terharu dan berterima kasih, mendoakan agar Andra Soni sukses dalam Pilkada Gubernur Banten.
Pada kesempatan tersebut, Andra, yang berasal dari keluarga petani, berharap rumah ini bisa menjadi tempat berkumpul yang nyaman dan penuh kenangan bagi Rizky dan keluarganya.
“Semoga nantinya rumah ini bisa bermanfaat untuk berkumpul bersama keluarga dan menjadi pusat kegiatan lingkungan. Jika amanah menjadi Gubernur Banten, saya berjanji akan melanjutkan program bedah rumah ini bagi warga kurang mampu,” tutur Andra pada Minggu, 27 Oktober 2024.
Sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Banten, Andra Soni menjelaskan bahwa kepedulian ini bukan soal besar kecilnya biaya, tetapi tentang komitmen untuk memajukan Banten yang adil dan merata.
Program ini dirancang agar warga Banten dapat hidup lebih layak, sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menjamin pemeliharaan bagi orang miskin dan anak terlantar.***



