POJOKSATU.id - Provinsi Banten kembali menunjukkan komitmennya memperkuat pelayanan masyarakat di tingkat akar rumput.

Ketua Tim Pembina Posyandu Banten, Tinawati Andra Soni, menegaskan bahwa sinergi dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjalankan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) posyandu, mulai level pusat hingga desa dan kelurahan.

Pernyataan itu ia lontarkan saat membuka Rakorda dan Penyerahan Penghargaan Lomba Posyandu 6 Bidang SPM Tingkat Provinsi Banten 2025 di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (3/12/2025).

Baca Juga: Bantuan 50 Ton untuk Aceh Disorot, Netizen Heboh Pertanyakan Stiker Bergambar Presiden

Tinawati mengajak seluruh pihak untuk benar-benar memahami bahwa posyandu masa kini bukan hanya soal layanan kesehatan.

Lebih jauh, posyandu kini telah bertransformasi menjalankan enam bidang pelayanan wajib.

“Saya berharap kita terus bersinergi menjalankan posyandu 6 SPM, meningkatkan mutu pelayanan, memonitor pelaksanaannya, dan mendorong desa serta kelurahan untuk benar-benar menerapkannya,” ujar Tinawati, dikutip pojoksatu.id dari bantenprov.go.id.

Baca Juga: Geger! Kemensos Bagikan Bantuan Mencapai 25 Miliar bagi Korban Banjir Sumatera! Itu Kewajiban!

Ia menegaskan, momentum Rakorda ini harus dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat koordinasi dan komitmen bersama dalam menaikkan kualitas layanan Posyandu di seluruh Banten.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat dan makin menguatkan posisi posyandu sebagai garda pelayanan masyarakat,” tambahnya.

Tinawati juga menyoroti masih banyak masyarakat yang menganggap posyandu sebatas tempat layanan kesehatan.

Baca Juga: Bupati Aceh Utara Menangis Angkat Tangan, Resmi Tak Sanggup Atasi Banjir, Pemerintah Pusat Lambat

Padahal kini posyandu menjalankan 6 SPM mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, perumahan rakyat, pekerjaan umum, hingga ketertiban dan perlindungan masyarakat.

“Ini harus sampai ke masyarakat. Posyandu sekarang jauh lebih luas perannya,” tegasnya.

Tak lupa, Tinawati mengucapkan selamat kepada para pemenang Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Banten 2025.

Ia berharap prestasi itu menjadi pemantik semangat inovasi bagi posyandu lainnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Subdirektorat Fasilitasi Lembaga Posyandu Kemendagri, Raden Kunrat, memaparkan bahwa Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 membawa perubahan besar bagi posyandu.

Baca Juga: Proses Pencarian Korban Bencana Alam Terus Dilakukan di Tapanuli Selatan, Polisi Libatkan Anjing Pelacak untuk Mencari Korban Hilang

Mulai dari penetapan posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan hingga penguatan perannya sebagai bagian dari Tim Pembina Posyandu.

Kunrat menegaskan pentingnya posyandu terlibat dalam perencanaan pembangunan desa.

“Kita berharap data dari kader posyandu bisa menjadi bahan penting dalam Musrenbang desa,” ujarnya.

Baca Juga: Tak Hanya Mengemudi, Tapi Wajib Siap dengan Escape Route

Daftar Pemenang Lomba Posyandu 6 SPM Tingkat Provinsi Banten 2025

Kategori Kabupaten:

  • Juara Harapan: Posyandu Flamboyan – Desa Cisait, Kragilan (Kab. Serang)

  • Juara III: Posyandu Mawar 4 – Desa Batubantar, Cimanuk (Kab. Pandeglang)

  • Juara II: Posyandu Koncang 1 – Desa Sumurbandung, Cikulur (Kab. Lebak)

  • Juara I: Posyandu Gurame – Desa Caringin, Cisoka (Kab. Tangerang)

Kategori Kota:

  • Juara Harapan: Posyandu Mawar – Kel. Cilaku, Curug (Kota Serang)

  • Juara III: Posyandu Pari – Kel. Pamulang Timur, Pamulang (Tangsel)

  • Juara II: Posyandu Cendrawasih 2 – Kel. Tegalratu, Ciwandan (Cilegon)

  • Juara I: Posyandu Mawar – Kel. Cipondoh Indah, Cipondoh (Kota Tangerang)

Dengan dorongan kuat dari pemerintah provinsi dan pusat, posyandu di Banten kini didorong semakin adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.***