POJOKSATU.id, Serang - Soal Fantastis nya anggaran reklame/iklan, film dan pemotretan sebesar Rp240 juta untuk 24 kegiatan Kelurahan se-Kecamatan Serang, para aktivis di Kota Serang mempertanyakan urgensi mengenai manfaat dan tujuannya.

Pasalnya, belakangan terdapat isu jika dana tersebut dipangkas 40 hingga 50 persen.

Salah seorang aktivis di Serang, Asep Syahrurozi mengatakan, jika untuk sekali kegiatan peliputan saja mencapai Rp24 juta rupiah, maka ia mempertanyakan dasar pihak Kecamatan Serang. Sebab, hal itu terlalu besar untuk satu kegiatan.

"Anggaran itu harus jelas. Apa untuk peliputan saja, atau untuk pemasangan iklan. Jika benar, untuk media mana saja," ujarnya, Jumat (19/04/2024).

Baca Juga: WADUH! Pernyataan Terbaru MenPAN RB Azwar Anas Ini Bikin Honorer Makin Ketar-ketir, Masa Depan di PPPK 2024 Bisa Terancam

Selain itu, kata Asep. Pihaknya juga mempertanyakan saat pengganggaran dana tersebut mengacu pada aturan yang mana. Sebab, sekelas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang jelas membutuhkan promosi seperti dinas pariwisata saja tidak ada anggaran seperti itu.

"Khawatir anggaran itu hanya untuk mensiasati politik sejumlah pihak saja. Jadi, kami minta kejelasan maksud dan tujuannya nya," tegasnya.

Belakangan justru terdapat informasi jika anggaran tersebut memang dititipkan oleh para oknum pengelola di setiap Kecamatan se Kota Serang yang dikendalikan beberapa orang koordinasi untuk mencari penyedia yang sepakat dipotong hingga 50 persen dari pagu.

Namun, informasi tersebut belum diketahui kebenarannya karena belum diketahui nama oknum seperti dugaan yang beredar.

Baca Juga: Peringatan akan Bahaya yang Harus Diperhatikan, Ini Dia 5 Dampak Negatif Kecanduan Media Sosial

Diberitakan sebelumnya, Camat Serang Mashudi menyatakan jika hal itu diperuntukkan bagi 12 Kelurahan se Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten.

Namun, menurut Mashudi. Dari total anggaran 240.000.000 tersebut untuk 12 kegiatan/liputan KRLA, dan hanya terealisasi sebesar Rp120.000.000 atau 50 persen.

"Ada pengurangan anggaran," ujarnya melalui pesan Whatsap.***