POJOKSATU.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kini mematangkan rencana pembentukan Sekretariat MBG (Makan Bergizi Gratis) yang akan berfungsi sebagai pusat layanan publik sekaligus pusat koordinasi antarinstansi.

Langkah ini diambil agar masyarakat mendapatkan akses layanan lebih cepat, transparan, dan terintegrasi.

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa sekretariat akan menjadi pusat informasi, pemetaan, dan aduan agar pelaksanaan program MBG semakin efektif.

Hal itu disampaikan gubernur usai menghadiri Pelantikan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Banten di Pendopo Gubernur, KP3B, Kota Serang, Selasa (30/9/2025).

Baca Juga: Kementerian Lingkungan Hidup Panggil 195 PPPK Formasi 2024 untuk Tanda Tangan Perjanjian Kerja, Ini Daftar Dokumen yang Wajib Dibawa

“Sekretariat akan mempermudah masyarakat dan pengelola dapur dalam memperoleh informasi maupun menyampaikan keluhan,” ujarnya.

Ia menetapkan bahwa lokasi sekretariat akan ditempatkan di Gedung Negara Provinsi Banten, Jalan Brigjen KH. Syam’un No. 5, Kota Baru, Kota Serang.

“Di situ akan ada pengurus yang memetakan dan memberikan informasi. Sekretariat menjadi pusat koordinasi,” tambahnya.

Baca Juga: Polda Jatim Libatkan Ahli Konstruksi Evakuasi Santri Al Khoziny, Kapolda Beberkan Alasan Belum Dilakukan Pengangkatan Reruntuhan

Andra juga mengungkap bahwa beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penyedia makanan bergizi masih menghadapi kendala teknis, terutama terkait distribusi bahan makanan dan kesiapan sarana dapur.

“Semua rencana pasti ada kendala, tetapi hambatan di lapangan tidak boleh menghentikan program,” tegasnya.

Untuk memperkuat fungsi layanan publik, sekretariat akan dilengkapi fasilitas ruang pelayanan, sistem informasi digital, serta petugas penghubung antarwilayah.

Baca Juga: Insentif Rp100 Ribu per Hari bagi Guru Program MBG, Apresiasi atau Sekadar Formalitas?

Dengan struktur seperti itu, proses pengaduan dan pemantauan di lapangan diharapkan bisa ditindaklanjuti lebih cepat.

Rencana ini mendapat reaksi positif dari masyarakat dan akademisi.

Mereka menilai, hadirnya sekretariat dapat menjembatani kebutuhan masyarakat dan mengurangi hambatan komunikasi antarinstansi yang selama ini banyak dikeluhkan.

Dalam konteks pejabat struktural, diketahui bahwa Plt. Kepala Biro Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Banten adalah Nia Karmina Juliasih, S.Sos, M.Si. 

Beliau menjadi salah satu figur yang akan terlibat dalam koordinasi administratif pembangunan di Banten, dan kemungkinan akan memiliki peran dalam struktur pengelolaan sekretariat MBG.

Baca Juga: Rp30 Juta untuk Mahasiswa Doktoral, Ini Cara Daftar BPP S3 Dalam Negeri Kemenag 2025

Dengan langkah yang makin matang ini, Pemprov Banten berharap Sekretariat MBG segera bersinergi dengan OPD, pemerintah kabupaten/kota, hingga pengelola dapur, agar pelayanan publik berbasis gizi semakin optimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat.***