POJOKSATU.id - Satu per satu fakta baru insiden mobil pelajar terbalik di Kota Serang mulai terungkap.
Setelah kepolisian memastikan tak ada unsur asusila dalam kasus ini, kini salah satu pelajar yang ikut mengejar mobil Honda BR-V hijau tersebut akhirnya buka suara dan meminta maaf secara terbuka.
Pelajar bernama Noval itu muncul dalam sebuah video klarifikasi yang ikut beredar di media sosial.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Gandeng ITB Tingkatkan Kompetensi Guru IPA Lewat Pelatihan Terpadu
Dalam rekaman berdurasi singkat itu, Noval menyatakan dirinya adalah salah satu pelajar yang terlibat aksi kejar-kejaran sebelum kecelakaan viral di Jalan KH Sochari, Cipare, Senin (17/11/2025).
Dengan suara tenang, ia mengakui perbuatannya telah memicu kegaduhan dan merugikan banyak pihak.
“Saya Noval, salah satu pengejar mobil BR-V hijau yang viral. Saya minta maaf kepada pihak korban dan SMA 1 Kota Serang yang dirugikan,” ujarnya dalam video tersebut.
Tak berhenti di situ, Noval juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat luas, khususnya warga Kota Serang yang terdampak oleh rumor dan isu liar yang merebak pascakejadian.
“Saya juga meminta maaf kepada warga Kota Serang,” lanjutnya.
Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut dibuat tanpa tekanan atau paksaan dari siapa pun.
Baca Juga: Bocah Hampir Terseret Arus Banjir di Tangsel, Warga Sigap Lakukan Penyelamatan
“Video klarifikasi ini saya buat dengan kesadaran sendiri, tanpa desakan pihak mana pun,” tegas Noval.
Klarifikasi ini diharapkan bisa meredam spekulasi yang sempat memanas di media sosial.
Pihak kepolisian sebelumnya telah membantah rumor tak berdasar yang menyeret isu asusila, dan kini giliran para pelajar yang terlibat mulai memberikan keterangan untuk meluruskan kejadian sebenarnya.
Meski demikian, aparat tetap mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh potongan video yang tersebar tanpa konteks jelas.
Proses penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap motif aksi kejar-kejaran yang berujung kecelakaan tersebut.***


