pOJOKSATU.id -  Sebagai bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-138, Kodim 0623/Kota Cilegon bersama Pemerintah Kota Cilegon, Forkopimda, dan kelompok tani menggelar kegiatan penanaman jagung di lahan tidak produktif. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten, pada Sabtu pagi.

Program tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya swasembada pangan nasional yang tengah digalakkan pemerintah, sekaligus sejalan dengan agenda Asta Cita. Pada tahap awal, penanaman dilakukan di lahan seluas dua hektare, dengan target pengembangan hingga 10 hektare.

Komandan Kodim 0623/Kota Cilegon, Letkol Inf Iman Buchori, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memaksimalkan potensi sumber daya yang tersedia.

Baca Juga: TMMD ke-128 Bangun 5 Fasilitas MCK di Tembulun, Warga Terbantu Akses Sanitasi

“Penanaman jagung ini adalah partisipasi kami mewujudkan ketahanan pangan nasional. Kami juga menyalurkan bantuan pupuk agar tanaman tumbuh dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan lahan tidur menjadi strategi efektif di tengah keterbatasan lahan pertanian. Dengan optimalisasi tersebut, lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan, Juwadi, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong yang tersedia. Menurutnya, jagung merupakan komoditas yang potensial karena bernilai ekonomis tinggi dan relatif mudah dalam perawatan.

Para petani pun mengapresiasi dukungan serta pendampingan dari TNI yang dinilai membantu meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Diharapkan, program ini tidak hanya meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga mampu mendorong kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di daerah.***