POJOKSATU.id - Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video tak senonoh yang diduga melibatkan seorang Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang.

Video berdurasi singkat itu memperlihatkan aksi tak pantas di dalam mobil yang diduga dilakukan oleh oknum pejabat desa bersama seorang perempuan.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD) Pandeglang langsung bereaksi cepat. Mereka resmi mengirimkan surat pemanggilan kepada sang kades untuk menjalani klarifikasi.

Baca Juga: KAI Logistik Kelola Lebih Dari 17 Juta Ton Barang, Kinerja Triwulan III Naik Di Seluruh Segmen Layanan

Kepala DPMD Pandeglang, Muslim Taufik, menegaskan pihaknya tak akan tinggal diam dan siap menelusuri kasus ini secara prosedural.

“Kami sudah layangkan surat pemanggilan untuk meminta klarifikasi. Apapun hasilnya nanti akan kita tindak sesuai aturan,” ujarnya, selasa (21/10/2025)

Sementara itu, Camat Munjul, Hasim, membenarkan bahwa pria dalam video tersebut memang kades aktif di wilayahnya.

Baca Juga: Jangan Panik! Begini Cara Mengatasi Status Kepegawaian yang Belum Valid untuk Pencairan TPG Triwulan 3!

Namun ia menegaskan belum ada keterangan resmi terkait waktu dan lokasi kejadian yang sesungguhnya.

Menariknya, oknum kades yang diketahui bernama Iip Suramiharja akhirnya buka suara.

Ia mengakui bahwa dirinya adalah pemeran dalam video itu, namun berdalih bahwa peristiwa tersebut terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai kepala desa.

Baca Juga: Gudang Rokok Ilegal di Pandeglang Diduga Bebas Beroperasi Tanpa Sentuhan Aparat

Ia juga menepis tudingan bahwa kejadian itu dilakukan di tempat umum atau menggunakan mobil dinas.

“Itu sebelum saya jadi kades, bukan pakai mobil dinas, dan bukan di tempat umum,” jelasnya, selasa (21/10/2025).

Kasus ini sontak jadi buah bibir warga Pandeglang. Banyak yang menyesalkan perilaku tak pantas seorang aparatur desa, apalagi di tengah upaya pemerintah memperkuat moralitas dan integritas pejabat publik.

Namun, sebagian warga juga berharap kasus ini ditangani secara adil tanpa adanya pembunuhan karakter di media sosial.

DPMD Pandeglang memastikan, setelah proses klarifikasi dilakukan, pihaknya akan membuat berita acara pemeriksaan dan menentukan langkah hukum atau sanksi yang sesuai.

Baca Juga: Download TP, ATP, dan Modul Ajar Fikih MI, MTs, dan MA Kurikulum Merdeka Terbaru

“Kami akan tindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku,” tambah Muslim Taufik.

Kini masyarakat menunggu langkah tegas dari Pemkab Pandeglang.

Publik berharap kasus ini bisa jadi pelajaran bagi semua perangkat desa agar menjaga etika dan nama baik jabatan, baik di dunia nyata maupun di dunia maya.***