POJOKSATU.id - Banten bukan hanya tentang pantai dan wisata alamnya.

Di balik hiruk pikuk modernisasi, kawasan Banten Lama menyimpan sejarah panjang kejayaan masa Kesultanan yang pernah disegani di Nusantara.

Berdiri megah di tengah kawasan ini, Masjid Agung Banten menjadi ikon utama.

Baca Juga: Potret Gestur Wajah Anggota DPRD Gorontalo Utara Dheninda Chaerunnisa, Diduga Cibir Orator Saat Bacakan Suara Rakyat

Didirikan pada tahun 1566 oleh Sultan Maulana Hasanuddin, masjid ini memiliki arsitektur unik hasil perpaduan budaya Jawa, Cina, dan Eropa.

Menaranya yang menjulang menyerupai mercusuar menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dan jemaah yang datang beribadah.

Tak jauh dari sana, terdapat Keraton Surosowan, istana megah yang dahulu menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Banten.

Baca Juga: Download di Sini, Panduan Etika GenAI untuk Dunia Kampus, Dorong Mahasiswa Lakukan Pembelajaran yang Inovatif dan Beretika

Meski kini hanya tersisa puing-puing dan tembok bata merah, tempat ini tetap memancarkan aura kejayaan masa lampau.

Banyak pengunjung datang sekadar berjalan di antara reruntuhan sambil membayangkan kehidupan para sultan dan bangsawan di masa itu.

Di sisi lain kawasan, Benteng Speelwijk berdiri sebagai simbol sejarah kolonialisme Belanda di Banten.

Baca Juga: Langgar Perda, Reklame Tak Berizin di Tangsel Dibongkar

Benteng yang dibangun sekitar abad ke-17 ini dulunya menjadi pos pertahanan VOC saat menguasai jalur perdagangan rempah.

Bentuknya yang kokoh dan dikelilingi parit membuatnya tampak gagah meski sudah berusia ratusan tahun.

“Setiap sudut Banten Lama punya cerita. Kalau kita mau lihat jejak kejayaan Islam di masa lalu, di sinilah tempatnya,” ujar H. Mulyadi, juru kunci Masjid Agung Banten, saat ditemui di lokasi.

Selain nilai sejarah, kawasan ini juga menjadi destinasi spiritual dan wisata edukatif.

Banyak sekolah dan komunitas sejarah datang untuk belajar tentang perjalanan Banten sebagai salah satu pusat perdagangan dan penyebaran agama Islam di Asia Tenggara.

Baca Juga: Dosen Muda UGM Masuk Daftar Ilmuwan Terbaik Dunia Versi Stanford University, Ini Inovasi yang Diciptakannya

Pemerintah Provinsi Banten sendiri terus berupaya melakukan revitalisasi kawasan Banten Lama agar lebih tertata dan menarik bagi wisatawan, tanpa mengubah nilai sejarahnya.

Jalur pedestrian, penerangan, hingga fasilitas wisata religi kini semakin baik.

Dengan berbagai peninggalan bersejarah yang masih berdiri, Banten Lama tak ubahnya seperti “museum terbuka” yang merekam perjalanan panjang peradaban.

Baca Juga: Sertifikasi Dosen 2025 Hadir Lebih Inklusif, Dosen Disabilitas Kini Dapat Kesempatan Setara

Dari menara masjid yang menjulang hingga reruntuhan benteng kolonial, semuanya menjadi pengingat bahwa tanah Banten pernah menjadi pusat kemegahan yang disegani dunia.***