POJOKSATU.id - Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi menandatangani kesepakatan bersama soal pengembangan potensi daerah dan peningkatan pelayanan publik.
Penandatanganan berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, Jumat (24/10/2025).
Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa kolaborasi antar daerah kini jadi kebutuhan mutlak, bukan sekadar jargon.
Baca Juga: Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026 Menurut QS WUR, Cek Peringkatnya
“Kita ubah paradigma dari bekerja sendiri menjadi bekerja bersama,” tegasnya penuh semangat.
Menurutnya, tantangan zaman seperti digitalisasi dan tuntutan transparansi publik hanya bisa dijawab lewat kerja sama lintas sektor dan wilayah.
“Kebijakan daerah harus disusun berdasarkan data dan kebutuhan rakyat, dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi,” ujarnya.
Baca Juga: Andra Soni Suntik Semangat Atlet Catur Banten, Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas 2026
Andra juga menyebut, kolaborasi bukan cuma soal tanda tangan, tapi soal berbagi praktik terbaik antar daerah.
“Kerja samanya banyak, nanti akan ditindaklanjuti oleh dinas-dinas terkait. Tujuannya jelas: manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Banten sendiri, kata Andra, punya potensi besar di berbagai bidang mulai dari ekonomi kreatif, industri, pertanian, hingga pariwisata.
Namun potensi itu butuh sentuhan sinergi agar benar-benar berdampak.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengaku kagum pada Banten yang dinilai mampu membangun hingga ke pelosok desa meski tengah melakukan efisiensi anggaran.
“Saya bawa Kepala Dinas PUPR ke sini untuk belajar. Karena Banten adalah contoh provinsi yang mampu menyeimbangkan efisiensi dengan pembangunan,” ujarnya.
Helmi menambahkan, sebelum ke Banten, ia telah berkunjung ke beberapa provinsi lain seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Lampung.
Namun, Banten tetap menjadi pilihan utama untuk belajar manajemen pemerintahan efisien.
Penandatanganan kesepakatan tersebut dihadiri sejumlah kepala OPD dari kedua provinsi.
Kolaborasi Banten dan Bengkulu diharapkan bisa menjadi contoh sinergi nyata antar pemerintah daerah untuk Indonesia yang lebih maju.***


