POJOKSATU.id - Pemandangan kabel semrawut yang selama ini bikin risih warga Kota Serang akhirnya bakal tinggal kenangan.
Pemerintah Kota Serang resmi memulai proyek penataan kabel provider bawah tanah, Selasa (29/10/2025).
Proyek tahap pertama ini menyasar kawasan Royal dan sekitarnya, termasuk ruas Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Jalan Kitapang Diponegoro, dan Maulana Yusuf.
Baca Juga: Cuaca Buruk Bikin Nelayan Berhenti Melaut, 11 Ton Beras Disalurkan di Lebak
Nantinya, semua kabel yang menjuntai di udara akan ditanam rapi di bawah tanah.
Wali Kota Serang, Syafrudin, mengatakan langkah ini bagian dari upaya mempercantik wajah ibu kota Banten.
“Kami ingin kota ini lebih tertata, tidak lagi seperti jaring laba-laba di atas kepala warga,” ujarnya dengan tegas.
Menariknya, proyek ini tidak menggunakan dana APBD. Semua pembiayaan ditanggung oleh pihak swasta, yakni PT Roda Data Mandiri, sebagai mitra kerja sama investasi.
Skema ini dinilai menguntungkan karena mempercepat realisasi tanpa membebani keuangan daerah.
Selain menata estetika kota, proyek ini juga disebut bakal meningkatkan keamanan jaringan listrik dan internet.
“Kalau kabel di udara putus, bahaya bisa besar. Dengan sistem bawah tanah, lebih aman dan awet,” tambah Kepala Dinas Kominfo Kota Serang.
Namun, beberapa warga mengingatkan agar proyek tidak asal cepat.
“Yang penting rapi dan jangan asal gali. Kadang kalau hujan, lubang dibiarkan,” kata Rudi, warga sekitar Jalan Maulana Yusuf.
Pemkot Serang menargetkan penataan kabel bawah tanah ini selesai sebelum akhir 2025, dan akan diperluas ke seluruh wilayah kota secara bertahap.
Baca Juga: Lima Orang Dipecat Jokowi Imbas Tolak Kereta Cepat Whoosh, Termasuk Menhub Ignasius Jonan
Langkah ini diharapkan bisa membuat wajah Kota Serang makin elok, bebas kabel kusut, dan siap menuju kota digital yang bersih dan modern.***


