POJOKSATU.id - Rencana reaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung–Pandeglang kini kembali dipercepat setelah sebelumnya tertunda akibat pandemi Covid-19 dan efisiensi anggaran.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan jalur tersebut dapat kembali beroperasi pada tahun 2029.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Jakarta, Ferdian Suryo Adhi Pramono.

Baca Juga: Anggota Nasdem Kota Cirebon Laurentia Mellynda, Soroti Peluang Besar Transformasi Pariwisata Budaya ala Tiongkok

Menjelaskan bahwa proyek reaktivasi ini telah masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kemenhub dan tidak pernah dikeluarkan dari daftar prioritas.

“Kami targetkan 2029 sudah bisa beroperasi Rangkasbitung–Pandeglang. Itu sudah masuk dalam RPJM Kemenhub, dan itu tidak pernah berubah,” ujarnya pada Senin (24/11/2025), dikutip pojoksatu.id dari banten.tribunnews.com.

Menurut Ferdian, meski sempat terhenti karena pandemi, pemerintah kini siap kembali melanjutkan langkah-langkah persiapan.

Baca Juga: Proyek Rp 120 Miliar Diduga Digelembungkan, KPK Periksa 2 Pihak Swasta Terkait Rumah Jabatan DPR

Ia menambahkan bahwa pada tahun 2027 Kemenhub sudah dapat mulai menggelontorkan anggaran untuk kebutuhan proyek, termasuk penertiban lahan dan berbagai keperluan teknis lainnya.

Dengan target tersebut, pemerintah berharap jalur kereta ini nantinya dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta menunjang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pandeglang dan sekitarnya.***