POJOKSATU.id - Bukan cuma soal modifikasi mobil keren, ajang Anniversary ke-6 Indonesia Automotive Society (IAS) Banten Auto Modify di Alun-alun Barat Kota Serang, Sabtu (18/10/2025) malam, jadi bukti nyata dunia otomotif ikut menggerakkan roda ekonomi Banten.
Gubernur Banten Andra Soni melalui Kadispora Ahmad Syaukani menegaskan, sektor otomotif punya peran penting dalam memacu pertumbuhan ekonomi daerah.
“Industri otomotif mendorong produksi, investasi, serta membuka lapangan kerja,” ujarnya di sela acara yang juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-25 Provinsi Banten itu.
Baca Juga: Tampang AR, Pengemudi Pajero Viral Pakai Tot Tot Wuk Wuk Hingga Pelat Polri Ternyata Bukan Polisi
Ahmad Syaukani juga mengapresiasi komunitas otomotif yang terus aktif berkarya.
Menurutnya, kegiatan seperti IAS Banten Auto Modify bukan hanya ajang pamer modif kendaraan.
tapi juga jadi penggerak ekonomi lokal, dari transaksi mobil, bengkel, hingga usaha pendukung lainnya.
Baca Juga: Wakil Gubernur Banten Ajak Umat Islam Jaga Persatuan, Serahkan Bantuan Rp10 Juta di Pandeglan
“Kegiatan ini memperkuat solidaritas komunitas sekaligus mempromosikan pariwisata otomotif Banten,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua IAS Banten, Tomi Istiadi, menegaskan komunitas otomotif kini bukan sekadar tempat nongkrong, tapi wadah nyata untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas otomotif bisa berkontribusi positif,” ujarnya.
Acara malam puncak itu juga dihadiri Kadishub Banten Tri Nurtopo, jajaran IMI pusat dan daerah, serta ratusan komunitas mobil dari berbagai wilayah.
Tak hanya pamer kendaraan modif, kegiatan ini juga dibumbui aksi sosial mulai dari pembagian paket sembako, penyuluhan pajak kendaraan, hingga sosialisasi opsen PKB dan BBNKB oleh Bapenda Banten.
Ajang modifikasi ini sekaligus jadi panggung kreatif bagi anak muda Banten yang ingin unjuk karya lewat dunia otomotif.
Dari suara mesin yang meraung hingga lampu yang berkilau, semuanya membuktikan: otomotif bukan cuma hobi, tapi juga roda penggerak ekonomi daerah.***


