POJOKSATU.id - Anggota DPRD Banten dari Fraksi PKS, Budi Prajogo menilai Provinsi Banten yang kini memasuki usia ke-25 tahun. 

Telah menunjukkan banyak kemajuan dan berhasil keluar dari stigma ketertinggalan serta buruknya tata kelola pemerintahan.

“Alhamdulillah di ulang tahun ke-25 ini Banten sudah semakin maju dan lepas dari stigma keterbelakangan dan stigma tata kelola pemerintahan,” ujarnya, Jum’at 3 Oktober 2025.

Baca Juga: Kondisi Jokowi Memprihatinkan, Kondisi Raut Wajah Tak Ceria, Muka Pucat

Meski demikian, Budi menegaskan bahwa Provinsi Banten masih menghadapi sejumlah tantangan besar yang perlu mendapat perhatian serius.

Salah satunya adalah tingginya angka pengangguran yang masih menjadi persoalan klasik di beberapa wilayah. 

serta ketimpangan ekonomi atau gini ratio yang menunjukkan kesenjangan antara kelompok masyarakat.

Baca Juga: Polres Karawang Amankan Kunjungan Menteri dalam Agenda “3 Juta Ekspor Ceremony” Toyota

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus dibarengi dengan pemerataan kesejahteraan agar tidak hanya dinikmati oleh sebagian kecil masyarakat.

Ia berharap, melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan sektor swasta, Banten dapat segera keluar dari kategori daerah dengan tingkat pengangguran tinggi dan bertransformasi. 

Menjadi provinsi yang memiliki lapangan kerja luas, iklim investasi kondusif, serta pemerataan pendapatan yang lebih adil bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga: 400 Mahasiswa UIN Jakarta Lolos sebagai Penerima Beasiswa KIP Kuliah, Wajib Lengkapi Dokumen Ini

Dengan begitu, semangat “Banten Maju, Adil, dan Merata” dapat benar-benar terwujud secara nyata.

Menurutnya, salah satu langkah strategis yang perlu dilakukan pemerintah adalah membuka ruang-ruang kawasan industri baru, khususnya di sepanjang jalur tol yang kini terus berkembang di Banten.

“Untuk itu diperlukan pembukaan ruang kawasan industri sepanjang jalan tol baru yang dibangun di Banten, baik industri pariwisata maupun industri padat karya,” kata Budi.

Ia menambahkan, kawasan Kabupaten Lebak dan Pandeglang yang saat ini dilalui Jalan Tol Serang–Panimbang harus menjadi prioritas utama dalam pengembangan kawasan industri baru di Banten.

Menurutnya, keberadaan tol tersebut menjadi modal strategis yang dapat membuka akses investasi lebih luas dan mempercepat mobilitas barang serta jasa.

Baca Juga: Pasca Pengumuman Gencatan Senjata, Sejumlah Ledakan Terjadi di Gaza

Dengan potensi sumber daya alam dan tenaga kerja lokal yang melimpah, wilayah selatan Banten diyakini bisa tumbuh menjadi pusat ekonomi baru yang tidak hanya menopang industri. 

Tetapi juga menggerakkan sektor-sektor lain seperti perdagangan, pariwisata, dan jasa.

Kehadiran industri di Lebak dan Pandeglang diharapkan mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga: CBR Series Siap Menggila di Sepang, Astra Honda Bidik Gelar Juara ARRC 2025!

Mulai dari peningkatan pendapatan, penyerapan tenaga kerja, hingga tumbuhnya UMKM lokal yang berdaya saing.

Dengan langkah tersebut, diharapkan HUT ke-25 menjadi momentum penting bagi Banten untuk mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.***