POJOKSATU.id - Gubernur Banten, Andra Soni, menyerukan agar generasi muda tidak hanya sekadar memperingati Hari Pahlawan secara seremonial, tetapi benar-benar meneladani semangat juang para pahlawan lewat karya dan kontribusi nyata.
Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Ziarah dan Wisata Sejarah di Monumen Palagan Lengkong, Kota Tangerang Selatan, Kamis (13/11/2025).
Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa spirit kepahlawanan harus hadir dalam tindakan sehari-hari, terutama bagi kaum muda yang menjadi motor penggerak pembangunan daerah.
Baca Juga: Jamaah Masjid Agung Karawang: Kami Muak Dengan Drama Perebutan SK!
“Mari kita isi peringatan Hari Pahlawan dengan kerja nyata, inovasi, dan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan bangsa,” tegasnya.
Andra Soni menyebut Hari Pahlawan bukan hanya pengingat sejarah, tetapi juga momentum untuk menanamkan kembali nilai perjuangan seperti kejujuran, persatuan, dan gotong royong.
Ia menekankan bahwa Indonesia membutuhkan generasi muda yang sigap melanjutkan estafet perjuangan.
Baca Juga: KSPI Desak UMP 2026 Naik Minimal 6,5 Persen, Pemerintah Diminta Tak Turunkan Angka
“Kita teguhkan tekad untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan semangat kebersamaan, kejujuran, dan gotong royong,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ziarah dan wisata sejarah menjadi strategi penting dalam mengenalkan situs perjuangan di Banten kepada generasi muda.
Menurutnya, tempat-tempat seperti Monumen Palagan Lengkong dan Benteng Speelwijk harus dijadikan sumber inspirasi dan penguatan karakter bangsa.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Tersendat di Anggaran Daerah, Full Time Ikut Gelisah
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, turut memberikan pesan khusus dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan 2025 yang melibatkan pelajar SMA/sederajat.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai para pahlawan relevan untuk dijadikan pedoman hidup.
“Para pahlawan mengajarkan kesabaran, kemampuan menyatukan perbedaan, dan mengutamakan kepentingan bangsa,” tuturnya.
Acara ini juga dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, jajaran Forkopimda, serta ratusan pelajar.***


