POJOKSATU.id - Gubernur Banten Andra Soni kembali membuat gebrakan.
Kali ini, orang nomor satu di Banten itu menggandeng 12 perguruan tinggi sekaligus untuk memperkuat pembangunan daerah lewat riset dan inovasi.
Penandatanganan kesepakatan dilakukan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (26/11/2025), dan langsung jadi sorotan.
Baca Juga: Guru Harus Siap! Sertifikasi Akan Jadi Dasar Utama Kenaikan Penghasilan 2026
Andra Soni menegaskan, tantangan pembangunan saat ini tidak lagi sederhana. Pemerintah butuh kebijakan cepat, tepat, dan yang paling penting berbasis bukti.
Di sinilah kampus memainkan peran besar sebagai dapur ilmu pengetahuan dan pusat lahirnya ide-ide baru.
“Perguruan tinggi itu jantungnya inovasi. Kolaborasi ini penting supaya setiap kebijakan yang lahir punya dasar ilmiah dan manfaat langsung ke masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: Rawat Inap BPJS di Rumah Sakit Swasta! Syarat, Alur, dan Hal yang Perlu Kamu Tahu
Kerja sama ini bukan sekadar seremoni. Setelah ditandatangani, bakal dibentuk tim khusus yang mengatur perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring program pembangunan.
Roadmap besar akan disusun agar langkah-langkah strategis bisa sejalan dengan kebutuhan daerah.
Tidak hanya berhenti di situ, mekanisme evaluasi pun akan disiapkan.
Baca Juga: HUT ke-17, Tangsel Bidik Lompatan Besar Dari Kota Tumbuh Menjadi Kota Digdaya
Tujuannya sederhana: program harus relevan dan berkelanjutan, bukan proyek jangka pendek yang menguap begitu saja.
“Dengan sinergi ini, pelayanan publik bisa meningkat, perencanaan pembangunan makin matang, dan masalah strategis mulai dari sosial, kesehatan, pendidikan sampai lingkungan bisa dipecahkan bersama,” ujar Andra.
Tak ketinggalan, Gubernur juga menyinggung sektor industri.
Ia menilai dunia kampus dan industri harus bersatu demi menekan angka pengangguran terbuka serta menggenjot pertumbuhan ekonomi Banten.
“Ke depan, kolaborasi harus lebih luas. Industri mesti ikut mendukung supaya lulusan siap kerja dan pembangunan makin cepat,” katanya.
Baca Juga: Pasar Ujungberung Gempar! Nenek Berhijab Ketahuan Bawa Puluhan Lembar Uang Palsu
Dari pihak akademisi, sambutan hangat datang dari Rektor Institut Teknologi Tangerang (ITT), Safiyansyah Jaya Putra, yang berbicara mewakili seluruh kampus yang bergabung.
Ia menyebut langkah Pemprov Banten ini sebagai momentum penting memperkuat pembangunan berbasis data dan riset.
“Ini titik temu yang sudah lama dinantikan. Kompleksitas pembangunan butuh kerja sama kuat, tidak bisa pemerintah jalan sendiri,” ucapnya.
Baca Juga: Setelah Ribuan PPPK Dilantik, BKPSDM Beberkan Jam Kerja dan Gaji yang Akan Diterapkan
Ia juga menyoroti tantangan masa kini mulai dari urbanisasi, perubahan iklim, kualitas SDM hingga transformasi digital yang hanya bisa dihadapi lewat kolaborasi lintas sektor.
Adapun 12 kampus yang ikut menandatangani kerja sama ini yaitu:
ITB, UNMA, UMT, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UNTARA, UKRI, ITI, Universitas Yatsi Madani, Setia Budhi Rangkasbitung, UNWIM, IKNUS, serta STISIP Banten Raya.
Langkah besar sudah dimulai. Kini tinggal menunggu bagaimana sinergi kampus dan Pemprov Banten ini membawa perubahan nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: HUT ke-17, Tangsel Mantapkan Arah Pembangunan Kompak Bergerak untuk Kota yang Makin Digdaya
Gubernur Andra Soni memastikan satu hal: pintu kolaborasi selalu terbuka.***


