POJOKSATU.id - Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi membuka Festival Musik Etnik Banten 2025, dikutip pojoksatu.id dari instagram pemprov.banten

Sebuah ajang kreatif yang bertujuan melestarikan dan mempopulerkan kembali kekayaan musik tradisional daerah.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian Festival Cagar Budaya 2025.

Baca Juga: Peran Posyandu Meluas, Cing Ikah Realisasikan Bedah Rumah Warga Cimpaeun

Dengan mengusung tema “Ekspresi Kreatif dalam Merawat Warisan Musik Tradisional Banten”.

Festival ini menghadirkan tiga juri kompeten, yaitu Parwa Rahayu dari Wayang Nganjor Indonesia, Dr. Yulianti Fitriani dari UPI Kampus Serang, dan Rohaendi dari PAPPRI Provinsi Banten.

Pendaftaran dibuka untuk masyarakat umum, termasuk sanggar seni, sekolah, komunitas, hingga kelompok independen dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten.

Baca Juga: Istana Kepresidenan Cipanas Buka Program Magang 2026, Lima Posisi Dibutuhkan

Tahun ini, kuota peserta dibatasi sebanyak 16 grup yang mewakili 8 daerah.

Setiap grup diwajibkan menampilkan karya musik berbasis tradisi Banten, baik komposisi baru maupun aransemen ulang.

Instrumen tradisional menjadi unsur utama, sementara instrumen modern hanya diperbolehkan maksimal 30 persen dari total alat yang digunakan.

Baca Juga: Murah Tapi Tidak Murah Hati, Ketika Janji Rp 100 Ribu Internet Rakyat Mengecewakan Pelanggan

Penampilan berdurasi maksimal delapan menit, termasuk unsur busana tradisional yang sopan dan mencerminkan budaya lokal.

Sistem penilaian mencakup empat aspek: orisinalitas dan kreativitas (35%), penguasaan instrumen dan teknik musik (25%), estetika dan harmonisasi (20%), serta penjiwaan dan ekspresi (20%).

Dewan juri menilai secara menyeluruh kemampuan peserta dalam menciptakan karya yang tetap berpijak pada nilai tradisi.

Pendaftaran dilakukan secara daring dengan mengirimkan biodata grup, foto terbaik, serta deskripsi karya dan daftar instrumen. Hasil seleksi 16 peserta yang lolos akan diumumkan melalui akun resmi Instagram @kebudayaanbanten.official.

Festival ini diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda Banten untuk menunjukkan kreativitas sekaligus menjaga keberlanjutan musik tradisional daerah.***