POJOKSATU.id - Warga yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Kota Tangerang Selatan, mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih.

Kondisi itu terjadi akibat tercemarnya sumur warga oleh air lindi yang merembes dari tumpukan sampah di TPA tersebut.

Menanggapi keluhan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, Bani Khosyatulloh, memastikan pihaknya telah menyalurkan bantuan air bersih secara rutin kepada warga terdampak.

Baca Juga: Siswa Zaman Sekarang Belajar Pakai AI jadi Lebih Cepat tapi Kemampuan Berpikir Kritis Makin Tipis, Guru Makin Dituntut, Orangtua Wajib Aware

“Kami terus berkoordinasi dan memastikan pasokan air bersih tetap tersedia untuk masyarakat di sekitar TPA Cipeucang,” ujar Bani.

Ia menegaskan bahwa pihaknya telah mengalokasikan anggaran khusus untuk penyediaan air bersih dalam bentuk galon bagi warga terdampak pencemaran.

Bantuan ini diberikan secara berkala guna memenuhi kebutuhan dasar warga selama proses penanganan pencemaran berlangsung.

Baca Juga: Disnaker Tangsel Latih Penyandan Disabilitas Kuasai Keterampilan Baking

Bani juga menambahkan bahwa pemerintah daerah tengah melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan limbah di TPA Cipeucang agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

DLH berkomitmen memperkuat pengawasan dan memperbaiki infrastruktur pengolahan air lindi di lokasi tersebut.

“Yang terpenting, warga tidak perlu khawatir karena kami terus memastikan suplai air bersih aman sampai situasi benar-benar pulih,” pungkasnya.***